Aksin, SH. Soroti Pentingnya Keadilan Hukum Bagi Kepala Desa

- Editor

Sabtu, 24 Mei 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Kebumen – Pengacara Aksin, SH. dari Aksin Law Firm, menyerukan dukungan penuh terhadap program-program pembangunan desa yang dijalankan oleh para kepala desa di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Ia mengingatkan agar kepala desa tidak dijadikan sasaran kriminalisasi atas dasar kepentingan politik.

“Jangan sampai kepala desa menjadi target hukum, terutama kasus tindak pidana korupsi, hanya karena dicari-cari kesalahannya. Apalagi jika itu dilakukan dengan cara adu domba atau intrik politik,” tegas Aksin dalam pernyataan persnya

Ia menilai penegakan hukum harus berdasarkan substansi, materi, dan prosedur hukum yang benar, bukan berdasarkan pesanan politik, baik di level desa, kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Menurutnya, kesalahan administratif seperti kekurangan dalam laporan pertanggungjawaban (SPJ) tidak semestinya dibawa ke ranah hukum pidana. “Kalau hanya kesalahan administratif, cukup dilakukan evaluasi dan perbaikan. Tidak adil jika kepala desa langsung diproses hukum,” katanya.

Aksin menekankan bahwa fokus penegakan hukum seharusnya ditujukan kepada aktor-aktor besar yang terlibat dalam proyek bernilai miliaran hingga triliunan rupiah dan terbukti merugikan negara. Ia menyayangkan apabila kepala desa dijadikan kambing hitam atas masalah kecil, sementara pelaku proyek besar luput dari perhatian.

“Yang harus ditindak adalah pemborong-pemborong proyek besar yang mengerjakan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan merugikan negara secara nyata. Itu yang harus jadi prioritas penegakan hukum,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Aksin mengajak semua pihak untuk membangun bangsa dengan komitmen yang dimulai dari atas, bukan malah menjadikan aparat desa sebagai korban hukum.

“Komitmen menegakkan keadilan harus dimulai dari pucuk pimpinan. Jangan sampai yang di bawah terus-menerus jadi objek hukum. Ini tidak mencerminkan keadilan,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Santri Muda Nusantara: Anomali Polisi Bersama Masyarakat vs Tindakan Intimidasi & Penggeledahan Terhadap Santri Hamalatul Qur’an
Perubahan Diri dalam Lensa IRT
Membongkar Rahasia Kebaikan Finansial Syariah: 5 Pilar Akad Tabarru’at
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Dari Banyak Program Menuju Kemampuan Mengonversi Realitas
Melawan “Pabrik Kecanduan” di Saku Anak Kita
Agenda Reforma Agraria di Tengah Badai Korupsi
Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi
Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru