Jika Tak Diambil, Bansos Hangus, Warga Meradang Aturan Bank Dinilai Kejam

- Editor

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Purwakarta – Sejumlah warga penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Purwakarta mengeluhkan proses pengambilan kartu bantuan dari bank penyalur yang dinilai menyulitkan.

Keluhan muncul karena pihak bank tidak memperbolehkan pengambilan kartu dilakukan oleh orang yang mewakili, meskipun penerima sedang sakit, lanjut usia, atau berada di luar kota. Akibatnya, banyak warga yang tidak bisa mengambil kartu mereka tepat waktu.

“Saya bingung, orang tua saya sakit dan tidak bisa datang ke bank, tapi tidak boleh diwakilkan. Katanya kalau tidak diambil segera, bantuannya bisa hangus,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, kepada wartawan, Senin (27/20/2025).

Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat penerima manfaat. Mereka menilai aturan tersebut terlalu kaku dan tidak berpihak pada kondisi nyata di lapangan.

Warga berharap pemerintah melalui Dinas Sosial dan pihak bank penyalur dapat memberikan kebijakan yang lebih fleksibel, misalnya dengan mekanisme surat kuasa, pelayanan keliling, atau penjadwalan ulang khusus bagi penerima yang berhalangan hadir.

Perwakilan Desa Cibingbin,Supriadi turut menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ini.

“Kami di desa hanya bisa membantu menyampaikan keluhan warga. Banyak penerima bansos di Cibingbin yang kondisinya memang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke bank. Harapannya, ada solusi dari pemerintah dan pihak bank agar penyaluran bantuan ini tidak menyulitkan warga,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan kesiapan pihak desa untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial dalam mencari solusi terbaik.

“Kami berharap aturan bisa sedikit dilonggarkan dengan tetap menjaga akurasi dan keamanan data penerima. Jangan sampai niat baik pemerintah membantu masyarakat justru terhambat oleh aturan teknis yang kaku,” tambahnya.

Warga juga meminta agar ancaman “bantuan hangus” tidak lagi disampaikan, karena hal tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan penerima yang benar-benar tidak bisa hadir karena sakit atau berada di luar kota.

Dengan adanya keluhan ini, masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera meninjau ulang mekanisme penyaluran kartu bansos agar lebih manusiawi dan mudah diakses oleh seluruh penerima manfaat.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026
HMI Kebumen Datangi Kesbangpol: Bawa Aspirasi Strategis. Salah Satunya Desak Pembentukan BNN Kabupaten Segera!
BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional
UP PKB Kedaung Angke resmi terapkan sistem Full Cycle Kemenhub, tingkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan uji kendaraan bermotor di Jakarta
Hardjuno Wiwoho Sah Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPOM Taruna Ikrar Konsolidasikan Kepala Daerah, Pengawasan Obat-Makanan Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
4 Pondok Pesantren Modern Terbaik di Depok Jawa Barat yang bisa jadi Pilihan!!

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:00 WIB

Ingat! Setiap Tanggal 10 PDIP Kebumen Siap Layani Kesehatan dan Makan Gratis

Kamis, 9 April 2026 - 09:16 WIB

Depok Gabung Program PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

Rabu, 8 April 2026 - 11:45 WIB

Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Aduan JAKI Dibalas AI

Rabu, 8 April 2026 - 11:19 WIB

Gandeng Emak-emak hingga Driver Ojol, Kapolres Depok Perkuat Keamanan Lewat Program “Sabuk Kamtibmas”

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, Depok Segera Suplai 500 Ton Sampah per Hari untuk PLTSa di Bogor

Rabu, 8 April 2026 - 10:29 WIB

Rayakan HUT ke-27, Pemkot Depok Rilis Logo Berfilosofi “Bersama Depok Maju”

Senin, 30 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Kebumen Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Guru Ngaji Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka 

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:35 WIB

HMI Kebumen Kecam Dugaan Pencabulan di Karanggayam, Pelaku Disebut Ustaz Sekaligus Pengawas Salah Satu Dapur MBG

Berita Terbaru

Nasional

BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional

Sabtu, 11 Apr 2026 - 02:35 WIB