Isu Soal Whoosh Mengalir, Azas Tigor Nainggolan: Lihat dari Manfaat Transportasinya

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Isu mengenai keberlanjutan proyek Kereta Cepat Whoosh terus ramai dibicarakan publik. Di media sosial maupun pemberitaan, muncul berbagai pandangan, mulai dari anggapan bahwa proyek tersebut tidak prioritas, pemborosan anggaran, hingga tudingan korupsi. Bahkan, ada pula yang menyebut proyek ini sebaiknya dihentikan sampai Bandung saja.

Menanggapi hal itu, pemerhati transportasi Azas Tigor Nainggolan meminta masyarakat untuk melihat Whoosh dari sisi manfaatnya sebagai moda transportasi publik massal, bukan dari kacamata politik.

“Saya ingin melihatnya sebagai alat transportasi publik massal yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Jangan dipolitisasi karena Whoosh hanyalah sistem transportasi publik,” ujar Tigor saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Pagi di TV One, Jumat (31/10/2025).

Tigor menegaskan, sejak dioperasikan secara komersial pada 2023, Kereta Cepat Whoosh sudah memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Ia menilai anggapan bahwa Whoosh tidak berguna adalah pandangan yang keliru.

“Kalau ada yang bilang Whoosh tidak bermanfaat, mungkin orang itu sedang salah melihat. Faktanya, selama dua tahun terakhir, sudah ada sekitar 12 juta penumpang yang menggunakan Whoosh untuk perjalanan Jakarta–Bandung dan sebaliknya,” kata Tigor.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat telah menjadikan Whoosh sebagai alternatif transportasi modern yang cepat, nyaman, dan efisien.

“Apakah 12 juta orang itu bukan manusia yang bisa berpikir jernih dan menilai sendiri manfaat Whoosh? Data ini sudah cukup membuktikan bahwa Whoosh dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tigor menyampaikan bahwa proyek Kereta Cepat Whoosh sejatinya direncanakan untuk menghubungkan Jakarta hingga Surabaya, Jawa Timur. Jika proyek ini dilanjutkan ke tahap berikutnya, ia yakin manfaatnya akan jauh lebih besar.

“Semakin panjang rute layanan, semakin luas pula akses masyarakat terhadap transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Tigor menekankan pentingnya pembangunan transportasi publik dilandasi kepentingan pelayanan masyarakat, bukan kepentingan politik.

“Mari putuskan kelanjutan proyek Whoosh berdasarkan pertimbangan pelayanan publik, sosial, dan lingkungan yang lebih baik. Dengan tata kelola yang lebih baik, Whoosh bisa menjadi transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau,” tuturnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara
Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara
Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026
Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan
Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam
Kepercayaan Publik Meningkat, Pemerintahan Prabowo Subianto Dinilai Sukses Hadapi Tekanan Global
Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi
Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:26 WIB

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Selasa, 21 April 2026 - 06:52 WIB

Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WIB

Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:35 WIB

Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan

Minggu, 19 April 2026 - 21:13 WIB

Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam

Sabtu, 18 April 2026 - 09:18 WIB

Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Berita Terbaru