Perluas Wawasan Pendidikan dan Budaya, Siswa Student One Kunjungi Negeri Ginseng (IECS 2025 Bagian 5)

- Editor

Sabtu, 17 Mei 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – StudentOne_Lima siswa Student One bersama seorang guru pembimbing mengunjungi Korea Selatan (Korsel) pada 29 April sampai 3 Mei 2025. Kunjungan ini merupakan rangkaian program International Educational and Cultural Study (IECS) tahun 2025. Sebagaimana diketahui, sejumlah siswa juga berkunjung ke Singapura dan Malaysia dalam program yang sama.

Dipimpin Ms. Haning, rombongan bertolak ke Korsel dari Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat di Bandara Incheon, Seoul 7 jam kemudian. Destinasi pertama adalah Prince Sultan bin Abdulaziz School yang dikenal dengan Prince Sultan Islamic School di Itaewon, Seoul. Siswa disambut Kepala Sekolah, Mrs. Aysha Park Insook dan Mr. Ghasan. Lembaga ini merupakan sekolah Islam pertama di Korsel dikelola oleh Korea Moslems Federation (KMF). Sekolah ini memiliki siswa yang berasal dari berbagai negara, seperti Oman, Pakistan, New Zealand, dan Afrika.

DI tempat ini siswa SO melakukan beberapa kegiatan seperti perkenalan, menampilkan Mars SO, menari bersama, bermain games, belajar bersama. Untuk mengenal lingkungan sekolah siswa SO diajak school tour dan melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Itaewon.

Kunjungan dilanjutkan ke Korean Broadcasting System (KBS) sebuah perusahaan penyiaran publik Korsel. Kegiatan di tempat ini meliputi belajar sejarah perkembangan penyiaran Korsel, simulasi sebagai pembaca berita, voice actor, operator kamera, dan beberapa kegiatan lain.

Hari kedua di kegeri K-Pop, dengan menumpang subway dan bus siswa SO mengunjungi National Museum of Korean Contemporary History. Museum ini menyimpan sejarah Korea sejak pendirian sampai saat ini dan modernisasinya.

Rombongan melanjutkan perjalanan ke HiKR Ground yang mengusung konsep taman bermain yang menggabungkan “Hi” dan “Korea”. Tempat ini merupakan taman bermain dengan teknologi tinggi seperti penggunaan AI dan Extended Reality (ER).

Sebelum kembali ke hotel, para siswa mengunjungi makanan pinggir jalan (street food) dan belanja di Myeongdong sekaligus belajr transaksi menggunakan mata uang won.

Hari berikutnya rombongan mengunjungi Gyeongbokgung Palace yang merupakan istana kerajaan Dinasti Joseon. Siswa belajar kembali tentang sejarah Korea di jaman kerajaan. Siswa mengelilingi area istana dengan mengenakan pakaian tradisional Korea, Hanbok, untuk melihat lingkungan istana, menyimak penjelasan sejarah Korea dan bertemu dengan banyak wisatawan mancanegara.

Dari tempat bersejarah ini siswa menuju ke Samsung Innovation Museum (SIM) di daerah Suwon. Museum industri elektronik ini dikelola oleh Samsung. Siswa dapat mempelajari sejarah perkembangan industri elektronik Korea dan pengembangan teknologi masa depan. Siswa menyimak penjelasan staff, mencoba display interaktif dan tidak lupa mengisi worksheet yang telah diberikan.

Petualangan dilanjutkan ke Seoul Children’s Museum. Museum anak-anak dengan fokus interaktif, yang dilengkapi pameran untuk mengeksplorasi sains, budaya & seni. Selama di Korea para siswa SO tidak lupa menikmati Tteokbokki kue khas Korea yang dibuat dari beras dan odeng atau kue ikan.

Para siswa tampak puas dengan kunjungan ini. Mereka mendapat banyak pengalaman selama perjalanan. Sampai jumpa di IECS 2026.

Bagi Ayah/Bunda yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai alur pendaftaran, persyaratan, maupun jadwal seleksi, dapat menghubungi kontak Humas di nomor 085162905015 (WhatsApp), atau mengikuti media sosial resmi sekolah.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Gandeng Laleilmanino dan Naida, Pegadaian Resmi Luncurkan Campaign “Tenang Saja”

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Alus UK Murib Soroti Busana Adat Wagub Papua Tengah Saat Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:46 WIB

HUT ke-81, Guntur Sultra Dukung Indonesia Berdaulat dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Banyak Tokoh dan Brand Dunia Mengubah Nama, Pakar Ungkap Kekuatan di Balik Sebuah Nama

Berita Terbaru