PGE Area Lahendong Panen Perdana Tomat Gustavi Berpupuk Silika Katrili

- Editor

Sabtu, 2 November 2024 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen perdana tomat Gustavi di demplot PGE Area Lahedong, Kamis (31/10/2024).

Panen perdana tomat Gustavi di demplot PGE Area Lahedong, Kamis (31/10/2024).

Siaranindonesia.com, MINAHASA – PGE Area Lahendong dan Tim Peneliti UGM melakukan panen perdana tanaman tomat Gustavi yang berpupuk Silika Katrili di demplot di sekitar wilayah kerja perusahaan panas bumi itu, Kamis (31/10/2024).

General Manager PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong Novi Purwono mengatakan, panen perdana ini sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat di wilayah Tompaso akan manfaat besar dari sumber daya panas bumi yang bisa mendorong pengembangan agroindustri.

Alhamdulilah hari ini kita berhasil membuktikan bahwa salah satu manfaat dari terbentuknya silika dari air panas yang kita ambil dari perut bumi ini sangat bermanfaat untuk petani sebagai pengganti penguat tanaman,” kata Purwono

Energi panas bumi ternyata tak hanya sebatas dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik karena produk sampingannya bisa memberi berbagai macam manfaat, salah satunya larutan silika dari fluida panas bumi yang endapannya bisa diolah menjadi pupuk.

Sebagai komitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, PGE Area Lahendong bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Pupuk Silika Katrili, yang berhasil dimanfaatkan oleh petani di sekitar wilayah kerja.

Ketua Tim Peneliti UGM Pri Utami mengatakan bahwa endapan silika dan unsur-unsur penyertanya bermanfaat meningkatkan pertumbuhan dan daya tahan tanaman terhadap serangan hama.

Selain itu, kandungan unsur hara dari booster katrili sama halnya dengan kandungan abu vulkanis yang menyuburkan tanah secara alami.

Para petani pun telah menikmati hasil dari budidaya tomat varietas Gustavi yang dipupuk menggunakan Pupuk Silika Katrili di lahan demplot milik PGE Area Lahendong di Desa Tonsewer Selatan, Kecamatan Tompaso Barat, Minahasa, Sulawesi Utara.

Michael Lasut, salah seorang anggota petani dari Kelompok Tani KGPM, mengaku sangat terbantu oleh pupuk katrili dalam menjaga tanamannya untuk tetap tumbuh kuat dan lebih tahan terhadap cuaca dan hama.

Ya saya deng petani semua di sini sangat ingin pupuk katrili ini terus dikembangkan karena selain lebih ekonomis, pupuk katrili ini juga lebih bisa menguatkan tanaman kami. Depe pertumbuhan deng hasil panen juga beda,” ujar Lasut.

Arody Tangkere, mewakili Pj. Bupati Minahasa, berharap pupuk hasil olahan silika ini bisa menjadi produk inovasi daerah yang bisa mencakup tidak hanya wilayah Tompaso, tapi bisa memenuhi kebutuhan pupuk di Minahasa, bahkan untuk seluruh Indonesia.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat atas inovasi dan terobosan produk pupuk katrili ini, semoga produk ini menjadi salah satu produk unggulan, sekaligus solusi dari adanya keterbatasan akses dan ketersediaan pupuk bagi masyarakat khususnya petani,” kata Tangkere.

Komentar Facebook

Berita Terkait

DTI Series 2026 Jadi Pusat Inovasi Digital, Hadirkan 260 Pembicara dan 450 Solusi Teknologi
Bermimpi, Berjuang, Berdamai: Kisah 12 Tahun Perjalanan yang Berujung pada Lahirnya Platform Kerja Remote untuk Talenta Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Perkenalkan Solusi Antikredit Macet
UMKM Tertekan Harga Global, ABDSI Desak Intervensi Cepat dan Terukur
Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

Pengurus Nasional dan DKI Jakarta BMI Hadir Dan Ramaikan Puncak HUT ke-25 Partai Demokrat Di GBK

Rabu, 9 September 2026 - 20:24 WIB

KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa, Rumuskan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah

Rabu, 9 September 2026 - 18:41 WIB

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Berita Terbaru

Nasional

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:51 WIB