Kampung KB Kenanga Desa Bojong Kabupaten Bogor Sebagai Sentra Produksi Sayuran

- Editor

Kamis, 18 Januari 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) diharapkan sebagai wadah yang produktif bagi kegiatan masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk kegiatan yang terkait dengan program KB, tetapi juga pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang ekonomi.

Banyak Kampung KB yang memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Salah satunya Kampung KB Kenanga, Desa Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Dalam pembinaan yang dilakukan oleh Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kemang, Kamis (18/1/2024), nampak jajaran pertanian pertanian sayuran yang tumbuh menghijau di sepanjang jalan menuju lokus Kampung KB. Sebagian besar masyarakat setempat memang menggantungkan ekonominya di bidang pertanian sayur, seperti kangkung, bayam, pucuk singkong (cukong), terong ungu, dan sebagainya.

Ketua Kampung KB Kenanga, Pak Neman menuturkan, petani sayuran di lingkungannya membutuhkan pupuk yang murah dan mudah didapatkan. Selain itu juga perlu sistem distribusi yang baik agar produksi petani diserap oleh pasar dengan harga yang baik.

Sayuran juga bisa dioptimalkan sebagai asupan makan yang bergizi bagi warga. Hal ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kasus stunting. “Sejauh ini warga di RW.04 tidak ada yang stunting,” ungkapnya.

Diharapkan, keberadaan Kampung KB dapat memotivasi warga untuk meningkatkan taraf ekonominya memalui pertanian sayuran. Selain itu, hasil olahan sayuran juga dapat dijadikan sebagai makanan yang bergizi, sehingga stunting dapat dicegah./Naz

Komentar Facebook

Berita Terkait

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula
DTI Series 2026 Jadi Pusat Inovasi Digital, Hadirkan 260 Pembicara dan 450 Solusi Teknologi
Bermimpi, Berjuang, Berdamai: Kisah 12 Tahun Perjalanan yang Berujung pada Lahirnya Platform Kerja Remote untuk Talenta Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Perkenalkan Solusi Antikredit Macet
UMKM Tertekan Harga Global, ABDSI Desak Intervensi Cepat dan Terukur
Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terbaru