Awaluddin Faj Jadikan Santri Primago Ampuh

- Editor

Jumat, 8 April 2022 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia – Kegiatan Motivation bersama Ustadz Awaluddin Faj, M.Pd.I bagi Peserta Romadhon Camp Pesantren Modern Primago Depok, Kamis, 7 April 2022, yang dilaksanakan pukul 20.30 – 22.15 WIB.

Pesantren Modern Primago yang berlokasi di Kota Depok, sebagai Pesantren Persiapan Masuk Gontor dan Lembaga Pendidikan Tingkat SDI dan SMPI, kembali menggelar kegiatan Romadhon Camp bagi Calon Pelajar yang Ingin masuk ke Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kegiatan Motivasi langsung diisi oleh Ustadz Awaluddin Faj yang merupakan alumni Gontor 2006, dan juga pimpinan Pesantren Modern Primago.

Ustadz Awaluddin Faj, mengatakan “Sebagai seorang santri, sangat wajar pada awal kita masuk pesantren merasakan yang namanya tidak betah. Maka dari itu seorang santri harus punya tujuan, impian dan target sehingga bila hal itu belum tercapai, pantang pulang dan menyerah.

Kata Santri banyak dikaitkan dengan penyebutan kaum yang mendalami agama (tafaqquh fi ad-diin) di pondok pesantren, dengan harapan setelah pulang dari pesantren ia mampu mengamalkan ilmu di manapun ia berpijak, mampu berdakwah, dan mampu menyiarkan Agama Allah dan keteladanan, ia akan berpegang teguh pada Alqur’an dan mengikuti sunnah Rasul SAW dan teguh pendirian.

Santri dan pesantren adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, maka dari itu kita harus mampu menjadi mundirul Qoum, harus bisa menjadi santri Ampuh, apa itu santri AMPUH?

Pertama A, Ambil Kesempatan, Tidak semua mendapatkan kesempatan dan peluang menjadi santri, bila kita ditakdirkan menjadi santri, kita harus bersyukur dan dan termasuk orang beruntung, maka jangan pernah sia-siakan kesempatan itu.

Kedua M, Mantapkan Niat, menjadi santri harus punya niat yang kuat, punya tujuan, punya impian, jangan pernah menyerah walaupun tak bisa, tapi teruslah berusaha agar kamu jadi bisa.

Ketiga P, Pelajari Keterampilan, banyak sekali keterampilan yang ada di pesantren, Pesantren ada Gudangnya Ekstrakulikuler dan keterampilan, maka kita harus mampu mengasah minat dan bakat kita selama menjadi santri, agar kita bisa menjadi Santri yang terampil.

Keempat U, Usaha Maksimal, bersungguh-sungguh lah dan totalitas dalam segala ketika menjadi santri, ini yang akan membentuk kepribadian kita, jadi ketua kamar totalitas, jadi ketua kelas totalitas, dalam kegiatan totalitas, belajar totalitas, bahkan dalam beribadah pun harus totalitas.

Kelima H, Hidup Kerjasama, dipesantren Ukhuwan menjadi prioritas, ketika kita mampu hidup kerjasama dengan siapapun maka kita akan betah dan mampu bertahan, bahkan tidak akan terasa, waktu akan begitu cepat, karena kita beraktifitas banyak dan banyak teman. Ungkap Mahasiswa Doktoral UIKA ini.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
Jannah Firdaus Travel Siapkan Langkah Hukum atas Tudingan yang Dinilai Merugikan Nama Baik
Lindungi 700 Juta Penduduk, Taruna Ikrar Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menko Pangan: Regulasi Menhut Raja Juli Percepat Perdagangan Karbon Kehutanan
Menhut: Perdagangan Karbon Tak Lagi Omon-omon, Empat Proyek Langsung Diluncurkan
Setengah Tahun Dipimpin Budy Sugandi, Buperta Cibubur Surplus Rp2,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:02 WIB

Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:51 WIB

Lindungi 700 Juta Penduduk, Taruna Ikrar Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:37 WIB

Menko Pangan: Regulasi Menhut Raja Juli Percepat Perdagangan Karbon Kehutanan

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:26 WIB

Menhut: Perdagangan Karbon Tak Lagi Omon-omon, Empat Proyek Langsung Diluncurkan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:57 WIB

Setengah Tahun Dipimpin Budy Sugandi, Buperta Cibubur Surplus Rp2,6 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:42 WIB

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok

Berita Terbaru

Headline

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:03 WIB

Nisrina Yumna Qurrotu’ain, Vicky Ardiansyah, dan Achmad Charis Muhlasin, mahasiswa STMIK Kebumen pengembang aplikasi berbasis AI. - Foto STMIK Kebumen

Daerah

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Kamis, 9 Jul 2026 - 09:25 WIB