Kenapa Jenis Kelamin Ada Dua

- Editor

Rabu, 16 Maret 2022 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Semua orang juga mengetahui kalau jenis kelamin cuma ada dua yaitu perempuan dan laki-laki, tetapi jika ada yang mempertanyakan kenapa jenis kelamin cuma ada 2?.

Menurut definisi WHO seks atau jenis kelamin yang mengacu pada perbedaan biologis dan fisiologis antara perempuan dan laki-laki atau organ reproduksi kromosom hormon dan sebagainya serta membedakan dari bentuk fisiknya.

Misalnya Kenapa cuma cowok yang berkumis lebat dan kenapa cuma cewek yang bisa berbunyi seperti gitar Spanyol ciri-ciri ini sudah diprogram jauh saat kita masih ada dalam kandungan Mama oleh kromosom yaitu komponen genetis dalam DNA.

WHO menyebutkan cenderung lebih mengacu pada konstruksi masyarakat tentang ciri-ciri perempuan dan laki-laki.

Misalnya Bagaimana cewek dipandang harus lemah lembut dan manis sementara cowok harus tangguh dan macho

Salah satu filsuf perempuan asal Amerika Serikat Judith Butler dalam bukunya genre trouble menyampaikan pandangannya bahwa gender bisa jadi tidak bersifat minyak sehingga fenomena cewek tomboy atau cowok kemayu Harusnya kita lihat sebagai ekspresi bukannya sebuah kelainan yang harus kita jadikan bahan ejekan.

Kemudian jenis kelamin gender ternyata bisa bermacam-macam dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.

Uniknya lagi gender juga bisa berubah-ubah fenomena gender ketiga misalnya ditemukan di India dan kepulauan Samoa dan tidak usah jauh-jauh Indonesia juga punya.

Misalnya pada masyarakat tradisional Bugis yang mengenal 5 gender yaitu perempuan laki-laki cara lain calabai dan bisu ada yang kepikiran contoh lain jenis kelamin dan gender.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Lembaga Hukum IAIA Al Aqidah Al Hasyimiyah: Kawal Rekomendasi Reformasi Polri, Kompolnas Harus diperkuat
Padepokan Kosgoro 57 Jalin Kerja Sama Budaya dengan Ki Semar, Utusan Presiden
Jelang Terima Gelar “Ki”, Arsjad Rasjid Ziarah ke Petilasan Gajah Mada di Trowulan
Tujuh Tokoh Terima Gelar “Ki” dalam Pagelaran Wayang Padepokan Kosgoro 57 di Mojokerto
Fani Foundation Angkat Suara Terkait Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Jawa Tengah
Tak Hanya Bangun Proyek, PT Ahli Karya Indonesia Berbagi Bersama Anak Yatim di Bekasi
Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta
PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:21 WIB

Lembaga Hukum IAIA Al Aqidah Al Hasyimiyah: Kawal Rekomendasi Reformasi Polri, Kompolnas Harus diperkuat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:59 WIB

Padepokan Kosgoro 57 Jalin Kerja Sama Budaya dengan Ki Semar, Utusan Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Jelang Terima Gelar “Ki”, Arsjad Rasjid Ziarah ke Petilasan Gajah Mada di Trowulan

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:01 WIB

Tujuh Tokoh Terima Gelar “Ki” dalam Pagelaran Wayang Padepokan Kosgoro 57 di Mojokerto

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:38 WIB

Tak Hanya Bangun Proyek, PT Ahli Karya Indonesia Berbagi Bersama Anak Yatim di Bekasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:33 WIB

Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:02 WIB

PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:39 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Rilis Aturan Baru Pengelolaan Obat dan Bahan Obat

Berita Terbaru