Fani Foundation Angkat Suara Terkait Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Jawa Tengah

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Menanggapi mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Pati, Jawa Tengah, Founder Fani Foundation, Fani Ruusul Masail, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus menyerukan langkah tegas dari semua pihak terkait.

Fani menegaskan bahwa lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, seharusnya menjadi ruang yang aman, bermartabat, dan melindungi seluruh santri tanpa terkecuali. Ia menyayangkan terjadinya peristiwa yang mencederai nilai-nilai pesantren yang dilakukan oleh oknum cabul yang sejatinya bukan prodak pesantren.

“Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan seksual, terlebih yang terjadi di lingkungan pendidikan. Tidak ada toleransi bagi pelaku, siapapun itu, dan proses hukum harus ditegakkan secara transparan serta adil,” ujar Fani dalam keterangannya.

Fani Foundation juga mendorong agar korban mendapatkan perlindungan maksimal, termasuk pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta jaminan keamanan dari potensi tekanan atau intimidasi. Menurut Fani, keberanian korban untuk melapor harus diapresiasi dan didukung penuh oleh negara serta masyarakat.

Selain itu, Fani menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di lembaga pendidikan, khususnya pesantren. Ia mengusulkan adanya standar perlindungan anak yang lebih ketat, mekanisme pelaporan yang aman, serta pelatihan pencegahan kekerasan seksual bagi seluruh tenaga pendidik.

“Kasus ini harus menjadi momentum perbaikan sistemik. Kita tidak boleh hanya fokus pada penanganan kasus, tetapi juga pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Fani Foundation menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta organisasi masyarakat sipil dalam upaya penguatan perlindungan anak dan pemberantasan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Di akhir pernyataannya, Fani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menormalisasi atau menutupi kasus kekerasan seksual demi menjaga nama baik institusi.

“Melindungi korban jauh lebih penting daripada menjaga reputasi. Keadilan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama,” tutupnya

Komentar Facebook

Berita Terkait

Abdul Mu’ti dan Arah Baru Pendidikan Indonesia yang Lebih Inklusif dan Bermutu
Melalui Proses Penjaringan, Kepala Desa Sidomulyo Lantik Perangkat Desa Terpilih, Semoga Bisa Mengemban Amanah Dengan Penuh Tanggung Jawab
Lembaga Hukum IAIA Al Aqidah Al Hasyimiyah: Kawal Rekomendasi Reformasi Polri, Kompolnas Harus diperkuat
Padepokan Kosgoro 57 Jalin Kerja Sama Budaya dengan Ki Semar, Utusan Presiden
Jelang Terima Gelar “Ki”, Arsjad Rasjid Ziarah ke Petilasan Gajah Mada di Trowulan
Tujuh Tokoh Terima Gelar “Ki” dalam Pagelaran Wayang Padepokan Kosgoro 57 di Mojokerto
Tak Hanya Bangun Proyek, PT Ahli Karya Indonesia Berbagi Bersama Anak Yatim di Bekasi
Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:37 WIB

Abdul Mu’ti dan Arah Baru Pendidikan Indonesia yang Lebih Inklusif dan Bermutu

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:05 WIB

Melalui Proses Penjaringan, Kepala Desa Sidomulyo Lantik Perangkat Desa Terpilih, Semoga Bisa Mengemban Amanah Dengan Penuh Tanggung Jawab

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:21 WIB

Lembaga Hukum IAIA Al Aqidah Al Hasyimiyah: Kawal Rekomendasi Reformasi Polri, Kompolnas Harus diperkuat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:59 WIB

Padepokan Kosgoro 57 Jalin Kerja Sama Budaya dengan Ki Semar, Utusan Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Jelang Terima Gelar “Ki”, Arsjad Rasjid Ziarah ke Petilasan Gajah Mada di Trowulan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:53 WIB

Fani Foundation Angkat Suara Terkait Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Jawa Tengah

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:38 WIB

Tak Hanya Bangun Proyek, PT Ahli Karya Indonesia Berbagi Bersama Anak Yatim di Bekasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:33 WIB

Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta

Berita Terbaru