Ridwan Hisjam, Figur yang Tak Pernah Absen dari Dinamika Golkar

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Siaran Indonesia – Ridwan Hisjam hampir tak pernah berada di luar pusaran dinamika politik Partai Golkar. Politikus senior ini konsisten mewarnai perdebatan, baik di level internal partai maupun dalam konteks politik nasional, dengan sikap yang kerap lugas dan terbuka.

Di tengah Golkar yang terus berupaya menata ulang arah politik pasca-Pemilu dan menghadapi tantangan menuju 2029, Ridwan tampil sebagai salah satu suara yang tak segan mengingatkan partainya sendiri.

Ridwan Hisjam: IHSG Anjlok Alarm Serius, Hilirisasi Tak Boleh Setengah Hati

Ia dikenal aktif menyampaikan kritik, masukan, hingga peringatan keras agar Golkar tidak terjebak pada politik pragmatis jangka pendek.

Ridwan menekankan pentingnya Golkar kembali pada karakter dasarnya sebagai partai kader dan partai karya. Menurutnya, kekuatan Golkar tidak hanya bertumpu pada elektabilitas elite atau kedekatan dengan kekuasaan, melainkan pada kerja politik yang terstruktur, konsisten, dan berakar kuat di tengah masyarakat.

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

Dalam berbagai forum internal, Ridwan juga dikenal vokal mendorong regenerasi kepemimpinan dan konsolidasi organisasi. Ia meminta agar organisasi pendiri dan sayap Golkar diberi ruang strategis untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan politik, bukan sekadar pelengkap struktur.

Sikap kritis tersebut kerap menempatkan Ridwan Hisjam sebagai figur yang berbeda arus. Namun justru dari posisi itulah ia tetap relevan dalam setiap fase perubahan Golkar. Ia menjadi pengingat bahwa partai besar seperti Golkar tumbuh dari dinamika internal yang hidup, bukan dari keseragaman sikap.

Bagi sebagian kader, Ridwan dianggap sebagai suara yang merepotkan. Namun bagi yang lain, ia adalah alarm politik yang memastikan Golkar tetap bergerak dalam koridor kepentingan jangka panjang partai.

Ridwan Hisjam Dorong Kosgoro 1957 Bangun 1000 Koperasi Seluruh Indonesia

Satu hal yang pasti, selama Golkar masih menjadi aktor utama politik nasional, nama Ridwan Hisjam hampir selalu hadir dalam dinamika internalnya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Eko Sulistio Masih Bertahan di Aceh, Relawan Tim Peduli Fokus Dampingi Korban Banjir
PPASDA Bertemu Wakil Ketua DPRD Tangsel, Bahas Sampah, Tata Ruang, dan Tantangan Lingkungan Kota
Turnamen Basket 3×3 “Commhoops” Antar-SMA/SMK Sukses Digelar, Wadah Sportivitas Pelajar
HMI 79 Tahun: Merawat Nalar, Menjaga Nilai, Menguatkan Jejaring Kader Bangsa
Lolos Fit and Proper Test, Dedi Hardianto Ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan
Guru Madrasah Raih Hadiah Umrah pada Jalan Santai Kebangsaan PCNU Kota Depok
Pegadaian Resmikan The Gade Creative Lounge di IPB University
Ridwan Hisjam: IHSG Anjlok Alarm Serius, Hilirisasi Tak Boleh Setengah Hati

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:22 WIB

Refleksi Nishfu Sya’ban, dari Ramainya Malam Menuju Ramainya Ketaatan Harian

Senin, 2 Februari 2026 - 14:29 WIB

Pemimpin Daerah adalah Penjaga Harapan Rakyat

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:56 WIB

Baterai Karawang: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Rasio Pajak, Utang, Proyek Industrialisasi, dan Demokrasi Kita

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:09 WIB

Paradoks Demokrasi Elektoral dan Stagnasi Produktivitas

Senin, 19 Januari 2026 - 05:43 WIB

Koalisi Permanen, Stabilitas Politik, dan Tantangan Pertumbuhan 8 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Era Kesadaran Baru: Ketika Bangsa Indonesia Beranjak Dewasa

Berita Terbaru