Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Picu Keluhan Warga Bau Menyengat dan Ganggu Kesehatan

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Tumpukan sampah yang menggunung di area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dikeluhkan warga sekitar. Bau busuk yang menyengat membuat warga di RT 09 dan RT 07, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, merasa tidak nyaman dan khawatir akan dampaknya terhadap kesehatan, Sabtu (20/9/2025).

Ketua RT 09 RW 04, Mustopa, mengatakan bahwa warga terus mengeluhkan kondisi tersebut karena tumpukan sampah semakin tinggi dan tidak kunjung diangkut.

“Banyak warga yang komplain ke saya. Sampah makin hari makin meninggi, bau busuknya sangat menyengat. Ini tidak baik untuk kesehatan. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa bikin warga sakit,” ujar Mustopa saat ditemui awak media.

Menurut Mustopa, ia sudah menyampaikan keluhan ini kepada petugas pengelola sampah. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan konkret yang dilakukan.

“Saya sudah tanya ke bagian sampah, kenapa tidak dibuang, kok cuma ditumpuk. Katanya sudah diajukan ke kantor, tapi dari pihak kantor juga belum ada kejelasan,” ujarnya.

Biasanya, sampah dari Pasar Induk Kramat Jati dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Namun, belakangan ini proses pengangkutan tersebut disebut-sebut tersendat.

Mustopa berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil tindakan agar permasalahan ini tidak semakin parah dan berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

“Saya khawatir kalau terus dibiarkan, warga bisa demo. Ini menyangkut kesehatan. Kami butuh solusi cepat. Pengolahan sampah juga harus jelas, jangan sampai berlarut-larut,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait kendala pengangkutan sampah di wilayah tersebut.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:36 WIB

Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman

Selasa, 28 April 2026 - 17:53 WIB

Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar

Selasa, 28 April 2026 - 13:20 WIB

Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 11:17 WIB

Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Jumat, 24 April 2026 - 17:11 WIB

Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 10:40 WIB

Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Berita Terbaru