Bangun Mental & Mindset Pemimpin, Gerakan Ayo Peduli Sesama adakan kegiatan Leadership Camp 2025 bagi Adik – Adik Laskar Langit Primago

- Editor

Senin, 1 September 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com – Kegiatan Laskar Langit Leadership Camp 2025 adalah kegiatan pembinaan dan pendampingan baik santri santriwati baik yang saat ini sedang belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor dan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago penerima beasiswa primago baik itu adik-adik Yatim, Yatim Piatu dan Dhuafa.

Laskar Langit Leadership Camp adalah program tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago. Tahun 2025 ini, kegiatan berlangsung selama tiga hari dua malam dengan beragam agenda yang dirancang untuk menempa karakter kepemimpinan, kepekaan sosial, serta kecintaan kepada ilmu dan agama.

Peserta camp akan mengikuti berbagai sesi mulai dari pelatihan kepemimpinan, kegiatan outbound, refleksi spiritual, hingga sesi motivasi dari para pembicara inspiratif. Semua ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang kuat, rendah hati, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan Laskar Langit Leadership Camp 2025 resmi digelar hari ini (31 Agustus 2025). Sebanyak 18 orang hadir dalam pembukaan kegiatan ini.

Acara pembukaan ini dibuka dengan penuh khidmat, diawali dengan tilawah indah dari Qori Najman Ali Haniah dan dipandu secara apik oleh MC Erwan Nur Maulid Herdian. Kedua nama ini bukan sekadar mengisi acara, namun menjadi bagian penting dalam menghadirkan atmosfer spiritual dan kekompakan sejak awal.

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, menekankan dalam sambutannya bahwa kehadiran peserta di camp ini bukanlah sebuah kebetulan.

“Pertemuan ini bukan kebetulan, tapi sudah termaktub dari sebelum-sebelumnya. Kita berada di sini karena Allah SWT,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kepemimpinan adalah sebuah proses panjang, bukan sesuatu yang hadir secara tiba-tiba.

“Setiap masa ada tokohnya dan setiap tokoh ada masanya. Menjadi pemimpin itu bukan tiba-tiba, tapi dibentuk. Ketika diberikan tanggung jawab sebagai ketua kamar atau ketua kelas, tanpa kita sadari itu membentuk pola pikir kepemimpinan,” jelasnya.

Dr. Awaluddin juga mengingatkan peserta bahwa kegiatan ini adalah kesempatan emas untuk sama-sama belajar memahami bagaimana menjadi seorang pemimpin yang amanah. Ia menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan doa agar hati mereka selalu terikat dengan Primago.

“Doakan pesantren ini bisa lebih berkembang, lebih besar, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.

Ustadz Nurjulizar, S.Ei, selaku Pembina Gerakan Ayo Peduli Sesama (GAPS), menyampaikan dalam sambutannya, Ia membawa peserta untuk merenungkan perjalanan hidup para tokoh besar dunia, termasuk Rasulullah SAW.

“Banyak pemimpin besar dalam sejarah dunia yang masa kecilnya ditinggalkan oleh ayahnya, salah satunya Rasulullah SAW. Pasti ada rasa sedih ketika kehilangan, tetapi jangan sampai itu menjadi alasan untuk gagal,” ujarnya.

Menurutnya, Allah Maha Adil. Kehilangan seorang ayah mungkin terasa berat, namun Allah menggantinya dengan limpahan kasih sayang dari banyak orang.

“Yang diambil satu, tapi yang menyayangi bisa satu dunia. Itu bukti keadilan Allah,” tambahnya.

Lebih jauh, Ustadz Nurjulizar menegaskan bahwa Laskar Langit Leadership Camp 2025 bukan sekadar program pelatihan, melainkan bentuk recharge semangat, mental, dan mindset para peserta.

“Kegiatan ini adalah program pendampingan untuk memperbarui semangat. Anak-anak di sini adalah pilihan, dan yang memilih adalah Allah. Maka maksimalkan kesempatan yang berharga ini,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar setiap amanah yang diterima harus dijalankan dengan baik dan penuh kesungguhan.

“Manfaatkan tiga hari dua malam ini dengan baik. Harus maksimal, jangan setengah-setengah,” tutupnya dengan penuh motivasi.

Jika Anda ingin menjadi bagian dari gerakan besar ini, mendukung santri dan generasi muda agar terus memiliki ruang belajar dan berkembang, Anda bisa ikut berkontribusi.

👉 Hubungi langsung melalui WhatsApp 0813-1506-4080 atau kunjungi website resmi di ayopedulisesama.com untuk mengetahui lebih banyak program sosial dan pendidikan yang bisa Anda dukung

Komentar Facebook

Berita Terkait

Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan
Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:04 WIB

Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan

Selasa, 28 April 2026 - 13:20 WIB

Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 11:17 WIB

Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Jumat, 24 April 2026 - 17:11 WIB

Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 10:40 WIB

Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Rabu, 22 April 2026 - 21:01 WIB

Tragedi Berdarah di Puncak, Alus UK Murib Apresiasi Langkah Bupati dan Ketua DPRK Puncak ke Kementerian HAM

Berita Terbaru