Pasang Penguat Sinyal, Pekerja Jatuh dari Tower Setinggi 20 Meter

- Editor

Kamis, 27 Januari 2022 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Insiden yang menimpa Soni Hidayat, Pekerja harian di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) jatuh dari tower setinggi 20 meter pada Rabu (26/1/2022) sekitar pukul 12.15 WITA di dekat Kantor Camat Maluk, Desa Benete, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat.

Peristiwa itu diduga atas kelalaian pekerja lantaran memanjat tower tanpa menggunakan alat pengaman. Peristiwa itu di benarkan oleh Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Ipda Eddy Soebandi Adirejo.

“Ini dikarenakan ada kelalaian pekerja tanpa mengikuti Standar Presedur Operasional (SOP) yaitu tidak mengenakan APD seperti Harnes,” ujar Eddy Soebandi , Kamis (27/1/2022).

Sementara peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya yakni Hardiyansyah dan Hafitriyansyah mendapat tugas pemasangan monting pada tower komunikasi.

“Saksi Hafitriansyah dan korban naik ke atas tower tanpa menggunakan APD untuk pemasangan perangkat monting tersebut ” ujar Eddy.

Saat kedua kawannya naik ke atas tower, Hardiansyah menunggu di bawah, setelah itu Hafitriansyah turun lebih dulu untuk istirahat sedangkan korban masih bekerja di atas tower dengan ketinggian 20 meter untuk memasang perangkat penguat sinyal.

Selanjutnya korban mendapat penanganan awal dari tim medis. Korban kemudian diruju ke RSUD Assyifa, Sumbawa Barat.

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas
Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China
Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran
DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China

Selasa, 22 September 2026 - 13:47 WIB

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Berita Terbaru

Nasional

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:55 WIB

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB