Gurih dan Harum Kuliner Bebek Nasi Kecombrang

- Editor

Kamis, 20 Januari 2022 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Ragam rasa dan khas makanan Indonesia sangatlah kaya, ada yang gurih, sedap, pedas dan tidak pedas. Bagi pecinta kuliner yang tidak suka pedas mungkin cocok dengan kuliner satu ini di Semarang Jawa Tengah yaitu bebek nasi kecombrang.

Rasanya unik ada paduan rasa asam dan gurih serta bercampur aroma kecombrang yang tajam dan menggoda. Bebek goreng nasi kecombrang kuliner satu ini wajib dicoba kalau berwisata ke Semarang rasanya yang unik dan tak mudah terlupakan pas sekali untuk sajian sambil menikmati pemandangan bukit.

Layaknya makanan khas nusantara bebek nasi kecombrang ini juga dibuat dengan berbagai bumbu dan rempah nusantara, ada bawang cabai, lada daun serai, daun jeruk dan tentu nya tak lupa si bunga kecombrang.

Cara memasak Bebek Nasi Kecombrang, pertama sangrai bumbu dan rempah,  jangan lupa campurkan irisan kecombrang saat semua nya sudah harum, campurkan bumbu ini ke dalam nasi dan tambahkan santan.

Jika sudah meresap siapkan bebek goreng dan bumbu kecombrang lainnya, sayur yang di ulek dengan sambel matah dan kecombrang ini menjadi kuncian kenikmatan.

Kalau sudah selesai sajikan semuanya satu-satu di atas piring dengan cantik, bebek nasi kecombrang pun siap disajikan.

Rasa yang sedikit asam dengan aroma yang tajam dari kecombrang membuat kuliner ini begitu menggugah selera rasanya tak mudah dilupakan apalagi berpadu gurihnya daging bebek goreng. Disini menu bebek nasi kecombrang dibanderol Rp70. 000 per porsi.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan
Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:04 WIB

Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan

Selasa, 28 April 2026 - 13:20 WIB

Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 11:17 WIB

Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Jumat, 24 April 2026 - 17:11 WIB

Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 10:40 WIB

Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Rabu, 22 April 2026 - 21:01 WIB

Tragedi Berdarah di Puncak, Alus UK Murib Apresiasi Langkah Bupati dan Ketua DPRK Puncak ke Kementerian HAM

Berita Terbaru