Tulungagung, Siaran Indonesia — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI, M. Sarmuji, menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta dari unsur masyarakat desa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus pentingnya peran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kehidupan berbangsa.
Dalam kesempatan tersebut, M. Sarmuji menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya memiliki tanggung jawab administratif maupun politik, tetapi juga mempunyai tanggung jawab moral untuk mengedepankan kepentingan nasional.
Menurutnya, kepemimpinan harus dijalankan dengan menempatkan kepentingan masyarakat dan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Pemimpin memiliki tanggung jawab moral. Ketika diberi amanah, yang harus dikedepankan adalah kepentingan masyarakat, kepentingan bangsa dan kepentingan nasional,” ujar Sarmuji dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan, nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan berbangsa yang kokoh.
Sarmuji juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami Empat Pilar secara teori, tetapi menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat gotong royong, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta mengutamakan kepentingan bersama merupakan bagian dari praktik nilai kebangsaan.
Di hadapan masyarakat Desa Karangrejo, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan bangsa membutuhkan sinergi antara pemerintah, pemimpin, dan masyarakat.
“Bangsa ini akan kuat kalau pemimpinnya menjalankan amanah dan masyarakatnya ikut menjaga persatuan. Kepentingan nasional harus menjadi titik temu kita bersama,” katanya.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat turut menyampaikan berbagai pandangan dan aspirasi terkait kehidupan sosial serta pembangunan di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan sekaligus memiliki kesadaran untuk ikut menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. (Al)
























