Kepala BPOM Luncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, SiaranIndonesia.com– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meluncurkan gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) sebagai upaya menumbuhkan kesadaran terhadap produksi dan konsumsi obat tradisional yang aman.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan, hingga saat ini sudah ada 22 ribu jenis jamu dan obat tradisional yang tercatat di lembaga tersebut dan sudah mengantongi izin edar.

“Selama ini orang menganggap minum jamu itu aman, dan memang aman. Tetapi kenyataannya masih banyak pelaku yang membuat jamu tidak aman” katanya di Semarang kemarin.

Oknum-oknum tersebut, kata Taruna, mencampur jamu dengan bahan kimia obat.

“Itu yang menghancurkan citra jamu tradisional menjadi tidak aman,” tambahnya. Indonesia, lanjut dia, merupakan negara yang memiliki biodiversitas sangat tinggi.

Menurut Taruna, terdapat 31 ribu spesies tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai bahan baku pembuat jamu.

“Kita punya potensi biodiversitas sangat tinggi, namun belum bisa dimaksimalkan secara ekonomi,” katanya

Taruna Ikrar menambahkan saat ini lima daerah di Jawa Tengah menjadi proyek percontohan Program Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman), yakni Kabupaten Purworejo, Sukoharjo, Pati, Surakarta dan Kota Semarang.

Taruna Ikrar di mengatakan alasan Jateng menjadi percontohan karena banyak tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan menjadi aneka jamu.

Bahkan, minum jamu di provinsi tersebut sudah membudaya dan sejauh ini pemanfaatan jamu tersebut juga dinilai aman, katanya, dalam acara Kick Off Indonesia Sadar Jamu Aman (Idaman) yang digelar oleh BPOM.

Ia menilai tanaman obat herbal bisa menembus pasar nasional hingga pasar global sehingga program pengembangan jamu di Jateng harus mendapatkan dukungan.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyatakan dukungannya terhadap gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman.

Menurut dia, Jawa Tengah memiliki banyak potensi kampung-kampung jamu yang bisa dioptimalkan keberadaannya.

Selain itu, kata dia, edukasi tentang jamu ilegal yang mengandung bahan kimia obat juga harus dikampanyekan.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terbaru