Primagen Genetic Mapping Program Sosialisasikan Program Pemetaan SDM & Pengembangan Minat, Bakat dan Potensi Diri Santri di Pondok Pesantren Daarul Muttaqien Parung Bogor

- Editor

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Pondok Pesantren Daarul Muttaqien yang berlokasi di Jl. Raya Parung Bogor No.KM 41, Jabon Mekar, Kec. Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi dalam Pemetaan SDM & Pengembangan Potensi Minat & Bakat Santri Bersama Primage Genetik Mapping Program.

Kegiatan ini langsung diisi oleh Dr Awaluddin Faj, selaku Konsultan Primagen dan praktisi dalam pemetaan di lembaga Pendidikan Islam, kegiatan ini diikuti oleh pimpinan pesantren, jajaran pimpinan lembaga, guru dari TKIT, SDIT, SMPIT dan TMI.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya kerja yang produktif berdasarkan hasil analisa sekaligus pemetaan kemampuan SDM juga sosialisasi tes minat, bakat, potensi diri, IQ, EQ, Kecerdasan Majemuk, Gaya kerja, Gaya Belajar, Kemampuan Alami dan Motivasi bagi peserta didik.

Dr Awaluddin Faj, M.Pd sebagai Praktisi dan Konsultan Pendidikan Islam Mengatakan bahwa Dalam dunia pendidikan yang semakin dinamis, Tes Minat Bakat Primagen menjadi alat yang sangat penting untuk membantu siswa menemukan jalur terbaik sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

Tes Primagen dalam menentukan minat bakat siswa dan karakter lainnya bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting dalam merancang strategi belajar, memilih jurusan yang sesuai, hingga merencanakan masa depan pendidikan dan karier serta menjadi alat eksplorasi diri.

Sidik jari dikenal sebagai identifikasi pribadi yang unik bagi setiap individu. Pola-pola pada sidik jari bisa dibedakan dengan sangat rinci, membuatnya sering digunakan dalam aplikasi keamanan dan identifikasi personal.

Dalam teknologi, istilah sidik jari juga merujuk pada “sensor sidik jari” atau “pemindai sidik jari.”

Penerapan teknologi fingerprint melibatkan algoritma untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola sidik jari dengan akurat. Teknologi ini memberikan kemudahan karena tidak memerlukan pengingatan kata sandi atau PIN.

Dalam Sains modern membuktikan bahwa sidik jari terbentuk sejak janin berusia 13 minggu di dalam kandungan. Pola itu selesai sebelum bayi lahir, dan tidak akan berubah seumur hidup, meskipun kulit bisa tergores atau mengalami luka.

Beberapa fakta penting tentang sidik jari:
1. Unik: tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari sama, bahkan kembar identik sekalipun.
2. ⁠Permanen: pola dasar tidak berubah sepanjang hidup.
3. ⁠Ilmiah: berkaitan dengan sistem syaraf dan perkembangan otak janin.

Karena keunikannya, sidik jari dipakai untuk berbagai kepentingan: dari identifikasi kriminal, sistem keamanan biometrik, hingga absensi digital.

Salah satu inovasi terbaru di Indonesia adalah PRIMAGEN (Genetic Mapping Program), yaitu alat tes minat bakat berbasis sidik jari.

PRIMAGEN.id hadir sebagai jawaban atas kegelisahan banyak orang tua yang sering bingung mengenali bakat anak. Dengan metode ilmiah berbasis biometrik, PRIMAGEN memindai sidik jari anak lalu mengolahnya menjadi laporan komprehensif tentang kecerdasan dominan, gaya belajar, hingga potensi karier.

Keunggulan PRIMAGEN:

1. Akurat dan ilmiah: menggunakan teknologi analisis sidik jari yang sudah terbukti dalam penelitian internasional.

2. Holistik: hasil mencakup kecerdasan logis, linguistik, musikal, visual, kinestetik, interpersonal, dan intrapersonal.

3. Personalized: membantu orang tua merancang pola asuh sesuai karakter bawaan anak.

4. Praktis: cukup sekali tes, hasilnya berlaku seumur hidup.

Dengan PRIMAGEN, pesantren, sekolah dan orang tua dapat berkolaborasi lebih tepat dalam mendidik anak. Setiap siswa tidak lagi dipaksa mengikuti standar yang sama, tetapi diarahkan sesuai keunikan masing-masing.

Sidik jari bukan sekadar guratan di kulit manusia. Ia adalah bukti kuasa Allah, tanda keunikan setiap individu, dan kini terbukti memiliki manfaat besar dalam pendidikan.

Dengan memahami sidik jari, kita tidak hanya semakin yakin pada kebesaran Allah, tetapi juga bisa membangun generasi yang lebih siap menghadapi masa depan. Ujar Alumni Doktoral UIKA Bogor ini.

Informasi dan konsultasi seputar tes Minat Bakat, Potensi Diri, Menentukan Jurusan, IQ, EQ, Motivasi, Gaya Belajar melalui Sidik Jari Primagen, bisa hubungi 0878-8998-3338

Komentar Facebook

Berita Terkait

PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall
Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School
Transformasi Budaya Kerja, Ar-Rahman Islamic School Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor pada Workshop Budaya Kerja AIS SALAM Culture Day 2026
Ar-Rahman Islamic School Gelar Kegiatan Workshop Budaya Kerja 2026 Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT)
SMK BUDHI WARMAN II Gelar LDKMB bersama Dirgantara Outbond Training Depok Tahun 2026
PRIMAGEN: Solusi Komprehensif untuk Pengembangan Mahasiswa Berkelanjutan!

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 18:45 WIB

Membaca Komunikasi Presiden Prabowo Subianto melalui Integrated Reality Theory

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI: Nasril Bahar Tekankan kesadaran kebangsaan yang kuat

Berita Terbaru

Nasional

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:36 WIB