Andi Najmi: Direct Cash Transfer Rawan Asymmetric Spending

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI Andi Najmi Fuaidi saat mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama BSSN dan Bakamla di Ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, (12/6/2024). Foto: emadia.dpr.go.id

Anggota Komisi I DPR RI Andi Najmi Fuaidi saat mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama BSSN dan Bakamla di Ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, (12/6/2024). Foto: emadia.dpr.go.id

Siaranindonesia.com, JAKARTA – Rencana pemerintah mengubah seluruh skema bantuan sosial (bansos) menjadi uang tunai langsung (direct cash transfer) mendapat kritik keras. Anggota Komisi I DPR RI periode 2019-2024, Andi Najmi, menilai kebijakan tersebut bukan solusi terbaik dan memiliki kelemahan fatal dalam jangka panjang untuk mengentaskan kemiskinan.

Kritik Andi Najmi Fuadi tersebut merespons pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (9/6/2026) malam, di Kompleks Istana Kepresidenan. Luhut menyatakan bahwa bansos ke depan akan disalurkan sepenuhnya dalam bentuk uang tunai hingga Rp5,4 juta per orang melalui skema direct cash transfer, serta menargetkan peluncuran Digital Single ID pada akhir tahun ini agar bantuan lebih tepat sasaran.

Menurut Andi Najmi, membagikan uang tunai langsung memang memberikan efek kejut instan bagi daya beli pasar. Namun, ada risiko besar terjadinya asymmetric spending atau salah belanja di tingkat masyarakat bawah.

“Data sosiologi ekonomi menunjukkan bantuan tunai sering kali terdistraksi untuk kebutuhan non-pokok. Alih-alih membeli susu, telur, atau ikan, uang tunai berisiko bergeser untuk membeli rokok, kuota internet, cicilan motor, bahkan yang terburuk digunakan untuk judi online (judol),” ujar Andi Najmi, Rabu (10/6/2026).

Sebagai alternatif terbaik, Andi mengusulkan penggunaan skema kupon digital (voucher digital) berbasis aplikasi e-wallet khusus, dengan sistem terkunci yakni saldo digital dikunci secara sistem dan hanya bisa ditukarkan dengan kebutuhan pokok tertentu.

Selain itu, Andi Najmi juga mengusulkan agar sistem tersebut agar dipastikan menjadi penggerak ekonomi lokal, yang mana transaksi hanya dapat dilakukan di UMKM, warung, atau toko kelontong yang sudah terdaftar sebagai mitra resmi pemerintah.

KURANG LITERASI

Andi Najmi juga menyayangkan pernyataan Ketua DEN itu terkait rencana peluncuran Digital Single ID di akhir tahun. Ia menilai pernyataan tersebut kurang literasi dan mengesankan seolah-olah tidak ada capaian dari pemerintahan Presiden Prabowo dalam integrasi data.

“Bagaimana seorang pejabat bisa berstatemen menafikan fakta-fakta yang ada? Faktanya, melalui Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, pemerintah sudah berhasil mengkoordinasikan penuntasan DTSEN [Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional],” tegas Andi.

DTSEN merupakan sistem penggabungan dari berbagai sumber data kependudukan, termasuk DTKS, Regsosek, dan P3KE. Data ini sudah menjadi acuan utama seluruh kementerian dalam menyalurkan bansos agar tepat sasaran dan menuntaskan masalah ketidakakuratan data masa lalu.

Bahkan ke depan, Menko Pemberdayaan Masyarakat mendorong penguatan sistem data tunggal ini menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence), seperti verifikasi identitas menggunakan retina mata. Presiden juga telah menginstruksikan dengan tegas agar seluruh kementerian konsisten berpijak pada DTSEN.

“Pesan saya kepada Pak Luhut, marilah bersama- sama menyelesaikan tanggungan persoalan dari pemerintahan sebelumnya, dan mencari solusi menghadapi situasi ekonomi yang tidak baik- baik saja. Tidak usah membuat kegaduhan baru,” pungkas Andi Najmi

Komentar Facebook

Berita Terkait

Buperta Sukses Selenggarakan Seminar Nasional dihadiri Rarusan Peserta
Kepala BPOM Luncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
LIMINAL Kenalkan Cerita Penuh Refleksi Diri Lewat Tayang Perdana di Surabaya
Pengawasan Aktif KSP Perkuat Pembenahan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Terra Trove Hadirkan Dapur Mewah dan Berkelas dengan Sentuhan Batu Alam Modern
Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG
Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:57 WIB

Sentuh 70 Persen, Perbaikan Darurat Jalan Kutowinangun–Poncowarno Kebumen Hampir Rampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:06 WIB

Dukungan Darori Antar Haidar Azka Wakili Kebumen di Panggung Budaya Borobudur

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:52 WIB

Cetak Pemimpin Visioner dan Peduli Lingkungan, HMI Cabang Kebumen Sukses Gelar Leadership Camp LK 1 di Sagara View of Karangbolong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:21 WIB

“Menggali Fakta, Menyampaikan Kebenaran”, PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPC PDIP Kebumen Sembelih 3 Sapi dan 1 Kambing, 700 Paket Daging Dibagikan ke Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:21 WIB

HMI Kebumen Gelar Diskusi Publik dengan Tema “Quo Vadis Pendidikan Saat Ini” Bersama DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen

Senin, 18 Mei 2026 - 19:36 WIB

Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru

Nasional

Kepala BPOM Luncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:12 WIB