Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Arah Kaderisasi dan Kepemimpinan Pemuda

- Editor

Senin, 11 Mei 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BOGOR, SiaranIndonesia.com — Training Raya LK II & LKK Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor 2026 resmi ditutup pada Minggu, 10 Mei 2026. Penutupan forum kaderisasi tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional maupun daerah, di antaranya mantan Ketua Umum PB HMI Anas Urbaningrum, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan.

Kegiatan Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 menjadi ruang pembentukan kader lanjutan yang diikuti peserta dari berbagai cabang HMI di Indonesia. Selama pelaksanaan, forum tersebut membahas berbagai isu strategis mulai dari kepemimpinan, keislaman, kebangsaan, hingga tantangan generasi muda di tengah perubahan sosial dan politik nasional.

Dalam stadium general pada agenda penutupan, Anas Urbaningrum menekankan pentingnya menjaga kualitas perkaderan HMI sebagai fondasi lahirnya kader-kader yang utuh secara intelektual maupun moral. Menurutnya, HMI harus terus melahirkan kader paripurna yang mampu membaca zaman tanpa kehilangan arah perjuangan.

“HMI tidak boleh hanya melahirkan kader yang aktif secara organisasi, tetapi juga harus melahirkan kader yang matang secara pemikiran, kuat secara moral, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Di situlah pentingnya perkaderan,” ujar Anas.

Ia menyebut bahwa LK II merupakan tahapan penting dalam membangun karakter kepemimpinan kader HMI.

“Kader paripurna adalah kader yang mampu menyatukan kapasitas intelektual, integritas, dan keberpihakan terhadap umat dan bangsa,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dalam sambutannya menyoroti peran pemuda sebagai penentu arah masa depan bangsa. Ia mengatakan organisasi kemahasiswaan seperti HMI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi muda yang kritis dan solutif.

“Pemuda jangan hanya hadir sebagai penonton perubahan. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Saya melihat HMI masih menjaga tradisi intelektual itu,” kata Jenal Mutaqin.

Ia juga berharap kader HMI mampu hadir di tengah masyarakat dengan membawa gagasan dan pengabdian nyata.

“Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang berani berpikir besar dan mau bekerja untuk masyarakat,” tambahnya singkat.

Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan yang menutup secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada HMI Cabang Kota Bogor atas pelaksanaan Training Raya LK II & LKK yang dinilai berjalan baik dan penuh semangat kaderisasi.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan HMI Cabang Kota Bogor yang mampu menghadirkan forum kaderisasi dengan semangat intelektual dan kualitas yang baik,” ujar Bagas.

Ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan jantung perjuangan HMI yang harus terus dijaga.

“HMI akan tetap besar selama tradisi kaderisasi dan ruang berpikir kader terus hidup,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor Moeltazam menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut hingga selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh senior, PB HMI, pemerintah daerah, panitia, serta seluruh peserta yang telah bersama-sama menyukseskan Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026,” ujar Moeltazam.

Ia berharap forum tersebut mampu menjadi ruang lahirnya kader-kader HMI yang tetap menjaga nilai perjuangan dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Semoga forum ini menjadi langkah untuk melahirkan kader yang tidak hanya selesai di training, tetapi terus tumbuh menjadi kader umat dan bangsa,” tutupnya.

Penutupan Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 berlangsung penuh kehangatan dan ditutup dengan dokumentasi bersama peserta serta tamu undangan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Luncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman
Andi Najmi: Direct Cash Transfer Rawan Asymmetric Spending
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
LIMINAL Kenalkan Cerita Penuh Refleksi Diri Lewat Tayang Perdana di Surabaya
Pengawasan Aktif KSP Perkuat Pembenahan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Terra Trove Hadirkan Dapur Mewah dan Berkelas dengan Sentuhan Batu Alam Modern
Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG
Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:04 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:55 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:23 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:14 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:28 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:17 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:12 WIB

Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG

Berita Terbaru

Nasional

Kepala BPOM Luncurkan Gerakan Indonesia Sadar Jamu Aman

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:12 WIB

Anggota Komisi I DPR RI Andi Najmi Fuaidi saat mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama BSSN dan Bakamla di Ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, (12/6/2024). Foto: emadia.dpr.go.id

Nasional

Andi Najmi: Direct Cash Transfer Rawan Asymmetric Spending

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:50 WIB