CSR RS PKU Kutowinangun Sasar Tukang Becak, Sopir Ambulance dan UMKM

- Editor

Rabu, 22 Januari 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

52 RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) kepada 132 warga masyarakat.

52 RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) kepada 132 warga masyarakat.

Kebumen, Siaran Indonesia – Dalam rangka Milad ke 52 RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) kepada 132 warga masyarakat.

Penyerahan dilakukan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan rumah sakit, di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutowinangun, Sabtu (18/1/2025).

Direktur PKU Muhammadiyah Kutowiangun dr Rio Dimas Sugiarta mengatakan, penyerahan CSR BPJS Ketenagakerjaan ini diberikan kepada para pekerja dan masyarakat yang berhak menerima adalah yang masuk dalam kategori pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) di wilayah operasional pelayanan RS PKU Muhammadiyah Kutowiangun. Mereka yang menerima diantaranya adalah para sopir ambulans, pekerja social, tukang becak hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Kebumen.

“Kita berikan CSR ini kepada masyarakat yang berada diwilayah kerja RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun mulai dari tukang becak, sopir ambulance mandiri, pedagang, kaum, ustadz para sopir ambulans ada pelaku UMKM di Kabupaten Kebumen, kita bayarkan BPJS Ketenagakerjaan mereka sebagai jaminan sosial mereka yang selama ini belum tercover,” katanya.

dr Rio menambahkan, dengan pemberian CSR ini pihaknya berharap, para sopir ambulan yang merupakan pekerja sosial dengan jam kerja 24 jam dan tidak memiliki gaji, mereka tidak terkendala urusan biaya kesehatan. Terlebih para sopir ini memiliki kerentanan tinggi kecelakaan kerja.

“Mereka kerja 24 jam dan keluarganya sering mengalami kendala biaya untuk kebutuhan kesehatan, atas dasar itu RS PKU Kutowinangun ingin memberikan apresiasi dan penghargaan dengan harapan saat mereka sakit dan terjadi kecelakan kerja ada yang mengcover, CSR ini akan diperpanjang setiap tahunnya, kita juga berikan CSR BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu di sekitar wilayah RS PKU Kutowinangun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cilacap, Sofia Nur Hidayati melalui, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Kebumen Mohammad Chairil Anwar mengatakan, CSR ini adalah kelanjutan dan penambahan kouta yang diberikan oleh badan usaha atau perusahaan untuk perlindunga BPJamsostek yang diberikan oleh CSR RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“CSR sebelumnya diberikan oleh di PKU Muhammadiyah Kutowinangun sebanyak 104 orang sudah didaftarkan sekitar 2 tahun lalu, pada tahun 2025 ini bertambah 28 orang termasuk untuk tokoh agama (Kaum), pedagang kecil dan pekerja social hingga sopir ambulans, jadi total CSR yang diberikan ada 132 orang terlindungi,” katanya didampingi Burhan.

Chairil Anwar menjalskan, CSR ini untuk program jaminan sosial kecelakaan kerja dan kematian, bagi yang menerima jaminan ini sudah diberikan perlindungan biaya pengobatan unlimited, termasuk santunan hingga Rp 70 juta dan santunan kematian Rp 42 juta diluar kecelakaan kerja dan manfaat lain yakni beasiswa untuk 2 orang anak senilai Rp 174 juta yang dibayarkan mulai dari pendidikan TK hingga Perguruan tinggi. Namun lama CSR yang diberikan sesuai kebijakan dari pihak perusahan yang menyalurkan.

“Total klaim yang sudah dibayarkan di tahun 2022 hingga 2024 dari peserta CSR PKU Kutowinangun yakni sebanyak 84 juta rupiah karena meninggal dunia. Jika pembayaran secara CSR sudah tidak di cover oleh pihak pemberi, penerima bisa melanjutkan pembayarannya secara mandiri. Iurannya murah hanya Rp 16.800 perbulannya, bisa dibayarkan di bank-bank, minimarket terdekat atau toko online,”ujarnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah
Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI-Polri di Istana Kepresidenan Untuk Beri Taklimat Penting
Komitmen Sosial Berkelanjutan, BLES Salurkan Bantuan Bata Ringan untuk Pembangunan Masjid dan Asrama Yatim di Banjarnegara
Update Survei: Gerindra 17,3 Persen, PSI Raih 4,3 Persen di Atas Demokrat
Puncak HSN 2026 Kota Depok akan Hadirkan Gus Kautsar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Meluruskan Narasi 8 Tuntutan Aksi Mahasiswa: Komitmen Penuh Pemerintahan Prabowo Menuju Indonesia Emas yang Berkeadilan dan Merakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Wujudkan Pembangunan Adil: Prabowo Buka Jalur Raksasa Sumatra-Kalimantan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Berbagai Capaian Keberhasilan Pemerintah Sebagai Kado Rakyat di HUT RI Ke 81

Berita Terbaru