Diduga Polisi dan Penyelenggara Tidak Netral, Pilkada Keerom Berpotensi PSU

- Editor

Minggu, 1 Desember 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Keerom – Pada hari selasa, 26 November 2024 pukul 12.30 WIT bertempat di Distrik Arso Kabupaten Keerom Provinsi Papua, diperoleh informasi rekaman suara berdurasi 32.56 menit yang diduga suara dari oknum Polres Keerom yang memberikan arahan untuk memenangkan salah satu paslon di Pilgub Provinsi Papua dan Pilbup Keerom dalam Pilkada Serentak 2024.

Setidaknya ada tiga oknum yang berbicara dalam rekaman tersebut. Arahan dilakukan pada 22 November 2024 kepada personel Polres Keerom yang bertugas melaksanakan Pengamanan Tempat Pemungutan Suarat (PAM TPS) di wilayah Kabupaten Keerom.

Hal lain diduga penyelenggara ikut mencoblos surat suara seperti kejadian di Distrik Towe. Kemudian pengerahan anak dibawah usia untuk ikut mencoblos sebagaimana terjadi di TPS SMP 1 Arso.

Menurut pengamat politik dan kepemiluan, Muhammad Irvan Mahmud Asia, jika benar rekaman suara tersebut adalah para pimpinan Polres Keerom maka sangat disayangkan.

“Bawaslu Kabupaten Keerom harus turun melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran rekaman, keterlibatan penyelenggara yang ikut mencoblos dan pengerahan anak di bawah usia,” tegas Irvan melalui sambungan telpon, Minggu (01/12/2024).

Irvan melanjutkan, Bawaslu Keerom tidak bisa membiarkan isu ini berlarut-larut. Pertaruhannya bukan saja pilkada yang seharusnya berjalan jurdil, tetapi bisa memicu potensi aksi protes dan penolakan hasil Pilkada oleh paslon maupun simpatisan paslon akibat ketidaknetralan aparat keamanan dan penyelenggara.

“Asas kepastian sangat penting, paslon lain dirugikan oleh ketidaknetralan aparat dan penyelenggara. Apalagi isu pengerahan anak-anak sekolah yang belum memenuhi syarat umur untuk memilih. Disinilah peluang terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU),” tegas Irvan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Berita Terbaru