PPNI Lebak Ikut Aksi Tolak RUU Kesehatan Hari Ini

- Editor

Senin, 8 Mei 2023 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Para dokter dan unsur tenaga kesehatan (nakes) lainnya menggelar aksi damai penolakan RUU Kesehatan pada Senin (8/5). Aksi ini digelar di Jakarta. Peserta aksi datang dari seluruh Indonesia Sabang sampai Merauke, terlihat juga hadir dari dari Papua Aceh Bali Sulawesi dan banyak lagi dari kota kota besar.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa perubahan yang nantinya tercantum dalam Undang-Undang Kesehatan dilakukan untuk perbaikan di kalangan masyarakat.

Setidaknya 11.000 tenaga kesehatan (nakes) berkumpul hari ini di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat untuk menolak Rancangan Undang Undang (RUU) Kesehatan.

Aksi itu diinisiasi organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Hadir juga para nakes dari PPNI Kabupaten Lebak yang dengan semangat menyuarakan untuk menolak RUU Kesehatan.

“Pada intinya, dari kelima organisasi kesehatan yang hadir pada hari ini adalah untuk menolak RUU Kesehatan Omnibuslaw yang dirasa sangat tergesa-gesa untuk membuat sebuah regulasi. Maka timbul pertanyaan dari kami (nakes) ada kepentingan apa dibalik terburu-burunya pembuatan regulasi ini”, kata Suregar anggota PPNI Lebak, Senin (08/05).

Suregar juga menambahkan bahwasanya RUU Kesehatan ini tidak memihak kepada para nakes di tanah air. Ini sama dengan mencabut roh para nakes.

“Ya Kami (PPNI Lebak) menolak pencabutan UU Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan di dalam pembahasan RUU Kesehatan. Menurut kami ini mencabut UU Keperawatan sama dengan mencabut roh perawat”, kata Suregar.

PPNI Lebak juga menolak substansi RUU Kesehatan. Alasannya, RUU tersebut tidak membuat pelayanan keperawatan menjadi lebih baik. Serta menuntut pemerintah memberikan perlindungan terhadap hak-hak perawat Indonesia dan masyarakat.

“Tolong berikan hak kami sebagai perawat Indonesia dan masyarakat”, tutup Suregar kepada awak media.

Komentar Facebook

Berita Terkait

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terbaru