Pemprov Kalbar Lanjutkan PTM Tingkat SMA

- Editor

Selasa, 8 Februari 2022 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) masih melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di jenjang SMA. Namun PTM berlangsung dengan kehadiran 50 persen. “Untuk PTM SMA di Kalbar masih sejalan dengan edaran Kemendikbud Ristek,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalbar, Sugeng Hariadi di Pontianak, Senin (7/2/2022).

Dijelaskan Sugeng, berdasarkan arahan Kemendikbud Ristek, PTM di SMA berjalan 50 persen dan tidak sampai 100 persen. Hingga kini belum ada SMA di Kalbar yang menerapkan PTM 100 persen karena belum memenuhi syarat. Salah satunya terkait pencapaian vaksinasi kedua lansia yang belum 50 persen.

“Sementara di kabupaten kota se-Kalimantan Barat belum ada vaksinasi lansia kedua yang sudah 50 persen. Jadi PTM masih tetap 50 persen,” kata Sugeng. Kendati demikian, Pemprov Kalbar terus mengevaluasi pelaksanaan PTM di tengah kasus Covid-19 yang meningkat.

Salah satu evaluasi adalah hasil tes antigen terhadap sekolah-sekolah yang menggelar PTM. Hingga kini belum ditemukan kasus Covid-19 dari tes tersebut. “Di Pontianak sudah digelar dan hasilnya negatif semua,” katanya. Lihat juga: Gunung Anak Krakatau Meletus, Tinggi Abu Vulkanik Capai 600 Meter

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar
Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan
Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi
Saatnya Sapu Bersih! HMI Cabang Kebumen Dukung Prabowo Berantas Korupsi Dari Pusat Hingga ke Daerah
MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi
KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas
Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:31 WIB

Taruna Ikrar : Peredaran Kosmetik Ilegal Meningkat di Ruang Digital, BPOM Temukan Nilai Ekonomi Rp260,7 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 18:28 WIB

Romo Syafi’i Jabat Koordinator Presidium MN Kahmi, Usulkan Prabowo Anggota Kehormatan

Senin, 13 Juli 2026 - 08:27 WIB

Indonesia Jadi Negara Pertama Terapkan Biosolar B50 Secara Nasional, Tonggak Baru Kemandirian Energi

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:38 WIB

MN KAHMI Tolak Rivalitas Antarpenegak Hukum, Desak Presiden Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:53 WIB

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:58 WIB

Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WIB

Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:02 WIB

Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat

Berita Terbaru