Menyoal Arteria Dahlan, Ridwan Kamil Dapat Dukungan dari Pelaku Budaya Depok

- Editor

Kamis, 20 Januari 2022 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Depok

Tegas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menghimbau anggota DPR RI Arteria Dahlan untuk meminta maaf atas ucapannya yang meminta Kajati memakai Bahasa Sunda saat rapat diganti,

“Jadi saya mengimbau Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf kepada masyarakat Sunda di nusantara ini. Tapi kalau tidak dilakukan, pasti akan bereskalasi, karena sebenarnya orang Sunda itu pemaaf. Jadi saya berharap (permintaan maaf) itu dilakukan,” katanya kemarin.

Menurut Ridwan, kalau sampai dicopot itu merupakan hal yang berlebihan.

“Tapi kalau bentuknya meminta untuk diberhentikan jabatan menurut saya terlalu berlebihan. Tidak ada dasar hukum yang jelas (mengatur itu),” lanjut lelaki yang digadang-gadang nyapres pada periode 2024 mendatang itu.

Pria yang biasa dipanggil Kang Emil ini sangat menyesalkan ucapan tersebut keluar dari mulut seorang wakil rakyat.

“Jadi saya menyesalkan statemen dari Pak Arteria Dahlan. Masalah bahasa yang sudah ada ratusan tahun (sampai) ribuan tahun menjadi kekayaan nusantara ini, kalau tidak nyaman disampaikan, sesederhana itu,” ucapnya.

Menanggapi reaksi Kang Emil, salah satu Pelaku Budaya Depok Ahmad Sastra Prayuanada mengatakan, dirinya mendukung atas sikap dari Gubernur Jabar itu soal pernyataan Arteria Dahlan yang meminta Kajati yang berbahasa Sunda dalam rapat ditindak tegas.

“Saya mendukung apa yang diutarakan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil soal bahasa sunda dalam rapat,” katanya saat dihubungi Suara Kota, Kamis (20/01/2022).

Pria yang juga menjabat Ketua Yayasan Jelajah Bumi Nusantara ini juga meminta pada Arteria Dahlan agar bijak dalam menghadapi permasalahan tersebut.

“Saya minta Arteria Dahlan agar bersikap bijak terhadap permasalahan ini. Kalau bisa permasalahan ini diselesaikan dengan baik dan di dalam internal saja. Tidak perlu meluas ke media sosial, yang nantinya dampaknya akan meluas,” ucapnya.
(Diana Hanny)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar
NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?
AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis
Parkir Liar Buperta Cibubur Disorot, Pengamat: Jika Tak Mampu Tertibkan, Evaluasi Pimpinan
MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua
‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026
Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run
Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:56 WIB

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:54 WIB

AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:27 WIB

MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Call Center Baru Dishub DKI Dipertanyakan, Pengamat: Jangan Sampai Tumpang Tindih dengan JAKI

Berita Terbaru

Headline

5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:48 WIB

Nasional

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:56 WIB