FGMI Mendukung Ketua KPK Bereskan Pegawainya Yang Melakukan Tindak Pidana

- Editor

Rabu, 5 Juli 2023 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) mendukung komitmen Ketua KPK Firli Bahuri untuk menindak tegas pegawainya yang melakukan tindak pidana.

“Tentu perlu didukung, karena Ketua KPK memiliki tanggung jawab besar atas pegawainya. Maka harus ada tindakan tegas dari Pimpinan terhadap pegawai yang melakukan tindak pidana”, kata Ketua FGMI Muhamad Suparjo SM kepada wartawan saat dimintai keterangan di kantornya, Selasa (4/7).

Sebelumnya, Firli menegaskan terkait komitmennya untuk bekerja secara profesional dalam memberantas korupsi. Ia mengatakan tidak akan pernah berhenti memberantas korupsi termasuk di internalnya.

“Yang jelas KPK tetap bekerja secara profesional, siapapun yang melakukan tindak pidana itu kita bereskan, kita tindak tegas, termasuk pegawai internal KPK sendiri”, kata Firli menjawab pertanyaan perihal persoalan-persoalan yang dihadapinya. Senin (3/7).

Sejumlah kasus belakangan ini yang melibatkan pegawai KPK tengah mencuat dan menjadi konsumsi publik. KPK menilai pengungkapan kasus tersebut sebagai bukti komitmen lembaga antirasuah untuk bersih-bersih terhadap internalnya.

“Dibukanya perkara itu kan sekaligus membuktikan KPK ingin bersih-bersih terhadap internalnya, tidak menutupi atau melindungi apa yang terjadi di internal KPK. Maka saya rasa kita perlu kritis akan hal itu dengan cara mendukung dan mendorong KPK untuk menindak tegas internalnya yang melanggar”, ungkap Suparjo menanggapi kasus yang terjadi tehadap pegawai KPK.

Selanjutnya, Suparjo mengatakan terkait kasus dugaan 15 pegawai KPK yang terlibat pungli di rumah tahanan KPK dengan nilai yang mencapai 4 Milyar itu sedang dilakukan penyelidikan dan masih berjalan hingga saat ini.

“KPK sudah on the track, langsung gerak cepat menindak dugaan pungli dari pegawainya di rutan KPK. Saat ini sedang berjalan masih penyelidikan, kita perlu kritisi itu dengan cara terus memantau kasus tersebut hingga selesai”, sambungnya.

Suparjo menegaskan bahwa Pimpinan KPK tidak mungkin rela marwah institusinya dirusak oleh segelintir pegawainya yang tidak bertanggung jawab dan dengan berani melakukan tindakan-tindakan di luar intruksi pimpinannya (SOP).

“Logikanya begini, engga mungkin dong seorang pimpinan rela lembaganya dirusak, apalagi oleh pegawainya. Jadi sudah betul apa yang dilakukan KPK yang langsung menindak tegas terhadap pegawainya yang melanggar. Itu artinya KPK tidak pandang bulu”, kata Suparjo.

Terkahir, Suparjo mengajak kepada seluruh kalangan masyarakat, civil society, para lembaga agar selalu mendukung langkah-langkah positif dari KPK serta selalu kritis tehadap perkara yang ditangani oleh KPK.

“Saya harap semuanya mendukung penindakan-penindakan yang dilakukan KPK dalam menegakkan hukum dan selalu kritis terhadap suatu perkara yang sedang ditangani. Tapi ingat kita harus kritis secara objektif bukan kritis terhadap personal atau menyerang pribadi seseorang”, tutup Suparjo Ketua Umum FGMI kepada awak media, Selasa (4/7).

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?
Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania
Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia
Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi
Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia
Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern
MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:39 WIB

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:57 WIB

Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:33 WIB

Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pesantren

Berita Terbaru