Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

- Editor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disaksikan Menteri PANRB dan Kepala BKN, Taruna Ikrar Kepala BPOM Luncurkan MENTARI, KIRA AI, SIMAKIN, dan KARFIS

Disaksikan Menteri PANRB dan Kepala BKN, Taruna Ikrar Kepala BPOM Luncurkan MENTARI, KIRA AI, SIMAKIN, dan KARFIS

SiaranIndonesia.com, Jakarta – Dua tahun memimpin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi digital sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola serta kapasitas BPOM menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik.

Momentum dua tahun kepemimpinan Taruna Ikrar berlangsung bertepatan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SDM BPOM RI di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.

Rakornas SDM BPOM menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan aparatur, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Kepala Biro SDM BPOM Irwansyah mengatakan, kebutuhan organisasi ke depan tidak hanya menuntut pegawai dengan kompetensi teknis, tetapi juga SDM yang adaptif, mampu berinovasi, memiliki integritas, dan berorientasi pada pelayanan. Karena itu, pengembangan talenta di lingkungan BPOM diarahkan agar dilakukan secara sistematis, terukur, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan organisasi.

Dalam Rakornas tersebut, BPOM meluncurkan empat inovasi digital untuk memperkuat pengelolaan SDM, yakni MENTARI (Manajemen Talenta Terintegrasi), KIRA AI (Knowledge & Information Resource Assistant), SIMAKIN (Sistem Informasi Manajemen Kinerja Individu), dan KARFIS (Karir Fungsional Information System).

Keempat sistem tersebut dirancang untuk membuat pengelolaan SDM BPOM lebih terintegrasi dan berbasis data, sekaligus mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan objektif.

KIRA AI dikembangkan sebagai asisten berbasis kecerdasan artifisial yang membantu akses terhadap pengetahuan dan informasi terkait pengelolaan SDM. Sementara SIMAKIN digunakan untuk mendukung pengelolaan serta pemantauan kinerja pegawai.

Adapun KARFIS diarahkan untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan karier jabatan fungsional di lingkungan BPOM.

Peluncuran berbagai sistem tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital di BPOM mulai diarahkan tidak hanya pada pelayanan eksternal, tetapi juga pada pembenahan tata kelola internal dan pengembangan talenta aparatur.

Selama dua tahun kepemimpinannya, Taruna Ikrar juga mendorong BPOM untuk semakin adaptif terhadap perkembangan artificial intelligence (AI), bioteknologi, precision medicine, digitalisasi, serta transformasi industri farmasi dan pangan.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah penguatan posisi BPOM dalam sistem regulatori kesehatan global melalui pencapaian WHO Listed Authority (WLA). Status tersebut menjadi salah satu tonggak penting bagi BPOM dalam memperkuat pengakuan terhadap kapasitas regulatori Indonesia di tingkat internasional.

Di sisi tata kelola, BPOM juga mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 11 kali berturut-turut. Capaian tersebut menjadi bagian dari konsistensi BPOM dalam menjaga akuntabilitas dan pengelolaan keuangan negara.

Penguatan kelembagaan juga dilakukan melalui jejaring 77 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di berbagai daerah. Jaringan tersebut berperan dalam pengawasan obat, makanan, kosmetik, dan produk kesehatan, termasuk pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pendampingan bagi pelaku UMKM.

Di sisi lain, BPOM terus mendorong kolaborasi Academic, Business, Government (ABG) agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat berlanjut menuju hilirisasi dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Potensi biodiversitas Indonesia juga menjadi salah satu bidang yang didorong untuk mendukung pengembangan obat bahan alam dan produk kesehatan bernilai tambah.

Dua tahun kepemimpinan Taruna Ikrar menjadi bagian dari proses transformasi BPOM yang mencakup penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, tata kelola, serta peningkatan kapasitas regulatori di tingkat nasional dan internasional.

Ke depan, tantangannya bukan hanya menghadirkan sistem digital baru, tetapi memastikan inovasi tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas kerja aparatur dan pada akhirnya memperkuat perlindungan masyarakat di bidang obat dan makanan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN
Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik
Arah Baru Syarikat Islam: Dari Penguatan Fondasi ke Akselerasi Eksekusi
PB HMI Minta Kepala Bappisus Investigasi Khusus Karhutla di Indonesia
Ulang Tahun Presiden Prabowo Berebut Kue dengan Seorang Balita
Taruna Ikrar Beri Diskresi Khusus Koperasi Merah Putih, BPOM Perluas Akses Obat Aman hingga Pelosok Desa
Kemenhut Koreksi KHDPK di Blok Cisadon, Dugaan Maladministrasi Perlu Diusut

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:12 WIB

PB HMI Minta Kepala Bappisus Investigasi Khusus Karhutla di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Ulang Tahun Presiden Prabowo Berebut Kue dengan Seorang Balita

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Taruna Ikrar Beri Diskresi Khusus Koperasi Merah Putih, BPOM Perluas Akses Obat Aman hingga Pelosok Desa

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kemenhut Koreksi KHDPK di Blok Cisadon, Dugaan Maladministrasi Perlu Diusut

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Reformasi Hukum Prabowo-Gibran: Perkuat Keadilan dan Supremasi Hukum

Berita Terbaru

Muhammad Ridal (Direktur Milenial Institute)

Opini

Melawan “Pabrik Kecanduan” di Saku Anak Kita

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:31 WIB