Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yordania, Siaran Indonesia – Empat mahasiswi Indonesia di Yordania diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang senior yang merupakan mantan mahasiswa Indonesia di negara tersebut. Kasus ini memicu keprihatinan di kalangan pelajar Indonesia yang tengah menempuh studi di Yordania.

Menanggapi peristiwa tersebut, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Yordania (HPMI Yordania) mengeluarkan surat pernyataan sikap resmi tertanggal 20 Februari 2026.

Dalam pernyataan itu, HPMI Yordania mengecam keras segala bentuk kekerasan seksual dan menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan tersebut.

“Kami mengecam dan tidak memberi ruang toleransi sedikit pun atas tindak kekerasan seksual apa pun jenisnya,” demikian bunyi pernyataan resmi HPMI Yordania.

Organisasi mahasiswa Indonesia di Yordania itu juga menyatakan akan menindaklanjuti setiap laporan yang berkaitan dengan kasus tersebut, termasuk memberikan sanksi secara moral maupun organisasi kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami menyatakan dengan tegas akan menindaklanjuti setiap kasus dengan memberikan sanksi, baik secara moral maupun organisasi, serta menempuh jalur hukum jika diperlukan,” tulis HPMI Yordania dalam surat pernyataannya.

HPMI Yordania juga mengimbau seluruh mahasiswa Indonesia di Yordania untuk saling menjaga serta menghindari situasi yang berpotensi memicu tindakan tidak bertanggung jawab dari oknum tertentu.

Selain itu, mahasiswa diminta tidak ragu melaporkan setiap indikasi tindakan mencurigakan atau perlakuan tidak pantas kepada pengurus organisasi.

Surat pernyataan sikap tersebut ditandatangani Presiden HPMI Yordania periode 2025/2026 M. Asha Sahrastanindra bersama Sekretaris Umum Amiruddin.

Organisasi ini menyatakan komitmennya untuk menjaga lingkungan yang aman dan bermartabat bagi seluruh mahasiswa Indonesia di Yordania.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan
Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris
Tragedi Berdarah di Puncak, Alus UK Murib Apresiasi Langkah Bupati dan Ketua DPRK Puncak ke Kementerian HAM
Puspoll Indonesia: Ambang Batas Parlemen Harus Jaga Stabilitas Tanpa Mengorbankan Suara Rakyat
Di hadapan Akademika NUS, Taruna Ikrar Sampaikan BPOM Naik Kelas WLA
Kolaborasi Internasional Kembangkan Silvofishery di Brebes, Perkuat Ekonomi Biru Indonesia
IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:38 WIB

Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Jumat, 24 April 2026 - 17:11 WIB

Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Jumat, 24 April 2026 - 10:40 WIB

Terima Delegasi HMI dan KAHMI, Wamen Viva Yoga: Di Tengah Dinamika Politik Tetap Penting Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris

Rabu, 22 April 2026 - 21:01 WIB

Tragedi Berdarah di Puncak, Alus UK Murib Apresiasi Langkah Bupati dan Ketua DPRK Puncak ke Kementerian HAM

Rabu, 22 April 2026 - 20:53 WIB

Puspoll Indonesia: Ambang Batas Parlemen Harus Jaga Stabilitas Tanpa Mengorbankan Suara Rakyat

Rabu, 22 April 2026 - 19:34 WIB

Kolaborasi Internasional Kembangkan Silvofishery di Brebes, Perkuat Ekonomi Biru Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 17:26 WIB

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Selasa, 21 April 2026 - 06:52 WIB

Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara

Berita Terbaru