Jakarta, Siaran Indonesia – Di tengah dinamika politik nasional dan perubahan peta kekuatan partai, nama Ridwan Hisjam tetap muncul sebagai salah satu kader senior Partai Golkar yang masih aktif menyuarakan pandangan tentang arah dan masa depan partai berlambang pohon beringin itu.
Ridwan, yang dikenal memiliki pengalaman panjang di parlemen dan struktur partai, menilai Golkar harus terus melakukan refleksi dan pembaruan agar tetap relevan dengan tuntutan zaman.
Menurutnya, kekuatan Golkar bukan hanya terletak pada sejarah panjangnya, tetapi pada kemampuannya beradaptasi tanpa meninggalkan jati diri sebagai partai karya dan kekaryaan.
“Golkar besar karena mampu membaca perubahan. Tantangannya hari ini adalah bagaimana partai tetap dekat dengan rakyat, sekaligus responsif terhadap dinamika ekonomi dan demokrasi,” ujar Ridwan
Sebagai politisi lintas generasi, Ridwan kerap menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang sehat. Ia mendorong kader-kader muda Golkar untuk tampil, namun tetap berpijak pada nilai, etika, dan pengalaman yang telah dibangun para senior.
Pandangan-pandangan Ridwan masih menjadi rujukan di internal Golkar. Meski tidak berada di lingkar kekuasaan harian partai, perannya sebagai penjaga tradisi organisasi dan pemberi perspektif strategis dinilai penting, terutama dalam menghadapi tantangan politik elektoral dan konsolidasi partai ke depan.
Ridwan juga menilai bahwa Golkar harus memperkuat posisi sebagai partai tengah yang rasional, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan. Menurutnya, konsistensi sikap dan keberpihakan pada kepentingan rakyat akan menentukan kepercayaan publik terhadap Golkar di masa mendatang.
Dengan sikapnya yang masih aktif berbicara dan terlibat dalam diskursus internal, Ridwan Hisjam menunjukkan bahwa peran kader senior tidak berhenti pada jabatan, melainkan pada kontribusi gagasan untuk menjaga kesinambungan dan masa depan Partai Golkar.























