Mengetahui Sistem Cuci Darah Manusia

- Editor

Rabu, 2 Maret 2022 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Istilah Cuci Darah atau bahasa kedokterannya adalah hemodialisa. Perlu diketahui dalam kandungan darah ada yang bersih dan ada yang tidak bersih. Dalam tubuh manusia ada organ kembar berbentuk seperti kacang merah yang berfungsi untuk memfilter darah manusia dan membuang zat-zat yang tidak diperlukan tubuh melalui urine.

Namun Fungsi diatas tidak bisa dilakukan dalam organ tubuh manusia jika seseorang mempunyai penyakit ginjal. Seseorang yang punya penyakit ginjal contohnya batu ginjal, jika batu ginjalnya kronis maka sulit mengeluarkan zat yang tidak diperlukan oleh tubuh melalui urine bahkan bisa bisa membuat infeksi bakteri.

Bahkan jika sampai ginjalnya tidak berfungsi lagi atau gagal ginjal maka dilakukanlah cuci darah atau hemodialisa kepada seorang yang gagal ginjal tersebut.

Untuk menggantikan peran organ kembar, Kedokteran menciptakan mesin-mesin canggih untuk melakukan cuci darah. Dalam prakteknya ada dua jarum yang perlu disuntik kelengan jarum.

Pertama jarum untuk mengambil darah ke mesin isi mesinnya ke saringan yang punya ribuan serat untuk menghilangkan zat zat buangan. terus darah yang sudah bersih di alirkan balik ke tubuh lewat jarum kedua.

Cuci darah ini tidak benar-benar bisa menggantikan peran ginjal sepenuhnya. jalan terbaik adalah mendapatkan ginjal baru yang sehat. Dimana untuk mendapatkan Ginjal baru yang sehat sangat langka.

Oleh karena itu peliharalah yang benarr ginjal kita.  Jangan sampai kita kena penyakit ginjal atau malah dijual.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Garuda Institute Dukung Penataan BUMN, Dorong Efisiensi dan Manfaat bagi Rakyat
Ancaman Sandwich Generation di Tengah Tren Keluarga Kecil dan Populasi Lansia
Pernah Jadi Duta Inspirasi Indonesia, Mahasiswa Unimugo Kembali Torehkan Prestasi Nasional
Solusi Baitullah Indonesia Dorong Penguatan Pengawasan Pemasaran Haji dan Umrah
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, BPOM Terbitkan 126.123 Izin Edar Pangan, Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Merah Putih
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:51 WIB

KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Alumnus Gontor Awaluddin Faj Dilantik Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Disperdagin Kabupaten Bandung Terima Kunjungan Peserta KKP Sespimma Polri Angkatan ke-76

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:52 WIB

PERADI Kebumen Periode Baru, Perkuat Solidaritas dan Martabat Advokat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Dilengkapi IPAL Sejak Awal Operasional, SPPG Yayasan Assidiqiyah Wonosari Perhatikan Pengelolaan Limbah

Berita Terbaru

Wisata

Nusa Penida Dorong Longer Stay, PRISM Ekspansi 11 Properti

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:40 WIB