Saiful Chaniago Dukung Penuh Kapolri Larang Peredaran Vape: Demi Selamatkan Generasi Bangsa dari Bahaya Narkoba Terselubung

- Editor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Siaranindonesia – Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Saiful Chaniago, menyatakan dukungannya terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto terkait rencana pelarangan peredaran rokok elektrik atau vape di Indonesia.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Saiful Chaniago, perlindungan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya harus menjadi perhatian bersama. Ia menilai, pengawasan terhadap peredaran vape perlu diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan produk tersebut, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Ini bukan sekadar persoalan gaya hidup, tetapi menyangkut keselamatan generasi bangsa. Saya mendukung langkah tegas untuk melindungi anak-anak muda Indonesia dari potensi penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi zat terlarang. Negara harus hadir melalui kebijakan yang tegas, pengawasan yang efektif, dan penegakan hukum yang konsisten,” tegas Saiful Chaniago di Jakarta, Jumat (16/10).

Saiful menilai, meningkatnya penggunaan rokok elektrik di kalangan masyarakat, termasuk generasi muda, perlu diimbangi dengan edukasi dan pengawasan yang serius. Menurutnya, anggapan bahwa vape sepenuhnya aman tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan risiko kesehatan, ketergantungan nikotin, maupun potensi penyalahgunaan cairan vape yang mengandung zat terlarang.

“Jangan sampai produk yang dikemas secara modern dan dianggap sebagai bagian dari gaya hidup justru disalahgunakan untuk memasukkan zat berbahaya ke lingkungan anak-anak muda. Apabila ditemukan cairan vape yang mengandung narkotika atau zat terlarang lainnya, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” lanjutnya.

Ketua Umum Pasukan Prabowo (PASPROBO) tersebut juga mengajak tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga pendidikan, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus disertai pendidikan, sosialisasi, dan pengawasan lingkungan.

“Melindungi generasi muda berarti menjaga kesehatan, masa depan, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kita ingin menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan generasi yang sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Karena itu, semua pihak harus mengambil tanggung jawab sesuai perannya masing-masing,” ujar Saiful, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal APKLI.

Saiful berharap, pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait dapat mengkaji serta menetapkan regulasi yang tegas dan komprehensif mengenai peredaran vape, dengan mempertimbangkan aspek kesehatan masyarakat, perlindungan anak, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Ia juga meminta agar penindakan terhadap produsen, distributor, dan pihak yang terbukti mengedarkan cairan vape berisi zat terlarang dilakukan secara konsisten sesuai hukum yang berlaku.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah penyalahgunaan vape serta melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman narkotika.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kemenag Bagikan Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Forum MABIMS Malaysia
Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dorong Unpar Menuju Kampus Kelas Dunia melalui Neuroscience Leadership
Prayoga Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba
Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Kapolri Larang Peredaran Vape: Demi Selamatkan Generasi Bangsa dari Bahaya Narkoba Terselubung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Kemenag Bagikan Praktik Baik Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid di Forum MABIMS Malaysia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Dorong Unpar Menuju Kampus Kelas Dunia melalui Neuroscience Leadership

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Prayoga Apresiasi Langkah Kapolri Petakan Wilayah Rawan Narkoba

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB