Sosialisasi Empat Pilar, M. Sarmuji Ingatkan Dampak Perang Global terhadap Stabilitas Harga Pangan

- Editor

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Siaran Indonesia – Anggota MPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI, M. Sarmuji mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak konflik global terhadap stabilitas harga pangan di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta dari unsur masyarakat desa tersebut membahas pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi dinamika global yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

Dalam pemaparannya, Sarmuji menyinggung potensi dampak konflik internasional, termasuk jika terjadi perang terbuka antara Amerika Serikat dan Iran. Menurutnya, konflik tersebut bisa berdampak pada rantai pasok global, termasuk energi dan pangan.

“Kalau konflik besar benar-benar terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan negara yang berperang, tetapi juga negara lain, termasuk Indonesia. Harga energi bisa naik, biaya produksi meningkat, dan pada akhirnya harga pangan juga bisa terdampak,” kata Sarmuji di hadapan peserta.

Ia menjelaskan bahwa stabilitas pangan menjadi salah satu isu strategis yang harus diantisipasi sejak dini. Ketika harga energi dunia naik akibat konflik geopolitik, biaya distribusi dan produksi pangan biasanya ikut meningkat.

Karena itu, Sarmuji menilai penguatan ketahanan pangan nasional dan kemandirian produksi menjadi hal penting yang harus terus didorong pemerintah bersama masyarakat.

“Salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Empat Pilar adalah menjaga persatuan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan bersama, termasuk dalam menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sarmuji juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurutnya, dengan pemahaman kebangsaan yang kuat, masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu global maupun konflik internasional yang berpotensi memengaruhi kondisi dalam negeri.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog antara peserta dan narasumber mengenai berbagai isu nasional, mulai dari ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, hingga peran masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa. (Al).

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?
Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania
Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia
Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi
Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia
Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern
MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:39 WIB

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:57 WIB

Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:33 WIB

Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pesantren

Berita Terbaru