Seminar Internasional LD PBNU–National Dong Hwa University Bahas Moderasi Islam dan Isu PMI di Taiwan

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta — Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) bersama National Dong Hwa University menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “A Dialogue of Wisdom: Fostering Da’wah of Moderate Islam (Islam Wasathiyah) for a Peaceful Global Future”, bertempat di Lantai 5 Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (13 Januari 2026), pukul 16.00–18.00 WIB.

Seminar ini menghadirkan delegasi akademik dari National Dong Hwa University, Taiwan, yang dipimpin langsung oleh Dr. Jun Yu-chun Ku, Director of Social Participation Center sekaligus Distinguished Professor College of Environmental Studies & Oceanography. Ia didampingi oleh peneliti senior Prof. Li-Fang Liang serta enam peneliti dan akademisi lainnya.

Dalam sambutan pembuka, Dr. Jun Yu-chun Ku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PBNU, khususnya LD PBNU, atas kesediaan menerima delegasi akademik dari Taiwan. Ia menegaskan bahwa agama di Indonesia memiliki posisi yang sangat unik dan substantif.

“Agama bagi masyarakat Indonesia bukan sekadar ritual, tetapi menjadi nilai yang menghidupi seluruh aspek kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, pendekatan keberagamaan semacam ini memiliki relevansi besar dalam upaya pendampingan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Oleh karena itu, Dr. Jun berharap LDPBNU dapat berperan lebih aktif dalam memberikan konseling keagamaan bagi PMI guna meminimalkan berbagai pelanggaran administratif yang kerap muncul akibat kurangnya pemahaman keagamaan dan regulasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LD PBNU Dr. KH. Abdullah Syamsul ‘Arifin menjelaskan bahwa LD PBNU selama ini secara konsisten mengirimkan kader-kader terbaiknya melalui program Da’i Go Global ke berbagai negara, termasuk Taiwan.

“Tujuan utama pengiriman da’i adalah mendampingi PMI dengan pemahaman Islam yang inklusif, ramah, dan toleran, sekaligus membekali mereka agar mampu bekerja secara profesional tanpa harus menanggalkan identitas sebagai Muslim dan warga negara Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Li-Fang Liang dalam paparannya mengungkapkan kekagumannya terhadap karakter keberagamaan masyarakat Indonesia yang aplikatif dan membumi.

“Agama di Indonesia menjadi ruh kehidupan. Ini berbeda dengan sebagian masyarakat Taiwan yang cenderung mengingat Tuhan hanya ketika berada dalam kesulitan,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan LD PBNU tidak hanya mengirimkan delegasi khusus untuk PMI, tetapi juga menyiapkan kader dakwah yang mampu berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran beragama di kalangan masyarakat lokal Taiwan. Menurutnya, model dakwah Nahdlatul Ulama yang inklusif, damai, dan humanis sangat relevan dengan kehidupan masyarakat multikultural.

Pada sesi diskusi, alumni Da’i Go Global LD PBNU, Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, membagikan pengalamannya selama satu bulan berdakwah di Taichung, Taiwan. Ia menuturkan bahwa praktik moderasi dan toleransi beragama di Taiwan telah berjalan cukup baik.

“Pemerintah Taiwan memberikan ruang dan fasilitas bagi umat Islam, termasuk dalam perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Bahkan, tidak jarang wali kota Taipei hadir langsung memberikan sambutan,” jelasnya.

Namun demikian, alumni Da’i Go Global lainnya, Fani Ruusul Masail, mengingatkan bahwa di lapangan masih terdapat sejumlah tantangan. Ia mencontohkan pengalamannya ketika mengunjungi shelter PMI bermasalah, di mana petugas imigrasi menolak pemberian mukena dan perlengkapan salat karena minimnya edukasi tentang hak beribadah.

Sebagai penutup, Wakil Rektor III Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Dr. Fira Mubayyinah, menyampaikan harapan agar ke depan terbangun kerja sama konkret antara Nahdlatul Ulama dan Pemerintah Taiwan, yang dapat dijembatani oleh National Dong Hwa University, khususnya dalam isu moderasi dan toleransi beragama.

Seminar ini menjadi penanda penting bahwa dialog akademik lintas negara tidak hanya berfungsi sebagai ruang pertukaran gagasan, tetapi juga sebagai jembatan peradaban—menghubungkan nilai, kemanusiaan, dan masa depan Islam yang damai di tengah dunia global.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral
BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat
BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar
DPD Tani Merdeka Muna Resmi Dilantik, Siap Majukan Pertanian
Kendaraan Plat Merah yang Parkir Sembarangan di Depan Halte BKN Cililitan, Jakarta Timur, Diduga Picu Kecelakaan Lalu Lintas
Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Arah Kaderisasi dan Kepemimpinan Pemuda
UP PKB Cilincing Hadirkan Pelayanan Humanis dan Modern, Adji Kusambarto: Masyarakat Harus Merasa Nyaman
Kejati Sumsel Selamatkan Rp1,2 Triliun Uang Negara, 3 Tersangka Baru Korupsi KUR Ditetapkan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12 WIB

CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:36 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata City Tour Jakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:54 WIB

MTs Daarussa’adah Ciganjur Gelar Rihlah Studi Tour Ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:09 WIB

Meriahkan HUT Kota Depok ke 27th, Warga RT 02 Penggulan Pengasinan Sawangan Bersama LKSA Primago Gelar Bekam dan Bazar Baju Gratis 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:51 WIB

Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru