Serunya Siswa dan Guru Student One Islamic School Bertandang ke Sekolah Islam Internasional Malaysia

- Editor

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Hari kelima lawatan IECS diisi dengan kunjungan ke International Islamic School Malaysia (IISM), sebuah sekolah Islam yang memiliki murid dari berbagai negara. Sekolah ini di bawah manajemen International Islamic University of Malaysia (IIUM). Kedatangan rombongan disambut hangat di aula oleh jajaran pimpinan IISM, Jumat (2/5).

“Kami sangat menyambut baik kedatangan siswa dan guru Student One Islamic School di tempat kami,” demikian dikatakan Ustazah Nurhasanah, Kepala Primary IISM dalam bahasa Inggris.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dan penyerahan kenang-kenangan, siswa Student One naik ke panggung untuk mempersembahkan pertunjukan. Pertama menyanyikan Mars Student One dilanjutkan dengan tarian musikal.

Acara berlanjut ke perkenalan antara siswa Student One dan IISM. Siswa IISM yang menyambut siswa SO berasal dari kelas 4 dan 5. Dari raut mukanya mereka berasal dari negara yang berbeda seperti Somalia, China, Filipina, Malaysia, dan beberapa siswa dari Indonesia.

Menurut Humas IISM siswa dari negara lain memang dikirim oleh orang tuanya khusus untuk bersekolah di IISM, hanya beberapa orang yang bersekolah di IISM karena orang tuanya bekerja di Malaysia. Namun karena tidak ada asrama untuk siswa SD maka beberapa orang tua menetap di sekitar sekolah untuk menemani anaknya. Seperti siswa yang berasal dari China.

Kembali ke perkenalan. Beberapa siswa dari kedua sekolah pada awalnya tampak canggung, namun setelah menyapa dan mengucapkan beberapa kata, komunikasi mereka dalam bahasa Inggris mulai berjalan. Sebagaimana diketahui, siswa IISM sepenuhnya berbahasa Inggris pada saat belajar maupun keseharian. Pada titik ini beberapa siswa SO menyadari betapa pentingnya berlatih komunikasi dengan penutur asli bahasa Inggris ketika di SO.

Setiap siswa SO diminta berkenalan dengan sedikitnya dua teman internasional. Beberapa siswa tampak bangga dengan tulisan tangan teman mancanegara di buku jurnalnya.

Setelah mendapatkan teman baru, peserta IECS diajak school tour oleh guru pemandu dari IISM. Bangunan sekolah yang cukup luas dihubungkan dengan koridor antar gedung. Perjalanan menyusuri IISM menjadi nyaman terlindungi dari sengatan sinar matahari. Rombonganpun sampai di kantin sekolah yang luas dan nyaman untuk makan siang.

Guru pembimbing SO dan siswa laki-laki bersiap melaksanakan shalat Jumat. Beberapa siswa tuan rumahpun tampak bersiap di masjid sekolah. Tidak ada kumandang adzan melalui pengeras suara luar ruangan sekalipun di area sekolah, begitupun di Kuala Lumpur secara keseluruhan. Kumandang adzan dan suara imam shalat hanya menggunakan pengeras suara dalam ruangan.

Kunjungan ke IISM merupakan kegiatan terakhir lawatan IECS. Rombonganpun bertolak ke bandara. Seperti pada pemberangkatan, penerbangan kembali ke Jakartapun dalam rombongan yang berbeda. Kloter pertama bertolak dari Bandara Subang dan rombongan kedua dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Saat mengantri di depan loket beberapa penumpang lain menatap dengan heran campur kagum kepada siswa SO. Seperti halnya pertanyaan yang diutarakan pasangan suami istri penduduk lokal saat mampir makan siang di sebuah rumah makan di Dengkil Utara saat perjalanan Johor Bahru-Kuala Lumpur.

“Tahun (kelas) berape budak-budak ni?,” tanya si bapak.

“Mereka kelas 4 dan 5 sekolah rendah (sekolah dasar),” jawab Mr. Opik.

“Jadi mereka sudah punya pasport?,” lanjut si ibu.

“Alhamdulillah sudah punya, makcik”.

“Aaaa…hebat kecil-kecil sudah pergi ke luar negeri,” tukas si bapak.

**

Si mas petugas loket ramah melayani anak-anak. Sesekali tersenyum melihat tingkah lucu mereka di depan loket. Ia sigap mempersiapkan label bagasi dan menempel stikernya di tiket anak-anak.

“Apakah habis mengikuti lomba, cikgu?,” ia bertanya.

“Budak-budak lawatan ke Singapura dan beberapa sekolah di Malaysia,” ujar Mr. Opik.

“Dari kapan?”

“Kami berangkat tanggal 28 April.”

“Tak ade bapak-emak?”

“Tak ada, mereka bersama kami guru-gurunya.”

“Owwh…”

Ya, hanya “owh…” tapi menyiratkan kekaguman kepada para siswa, mereka berumur 9-10 tahun tapi sudah berani bepergian keluar negeri tanpa kawalan orang tua.

Penerbangan ke Jakarta ditempuh sekitar 1 jam 50 menit. Di atas pesawat penulis satu bangku dengan Ainani dan Kekhet. Kedua anak ini tertawa terkekeh-kekeh melihat tingkah Koci yang duduk di barisan depannya. Mukanya yang bulat dimunculkan di sela-sela bangku dengan ekspresi lucu. Ah, mereka paling bisa mengusir kepenatan.

Pesawat mendarat dengan mulus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Orang tua siswa tak sabar menanti kedatangan putra-putrinya. Peluk cium mewarnai pertemuan mereka. Kerinduan selama lima hari perjalanan tertumpah di pintu kedatangan.

Dengan penuh rasa syukur kami serahkan kembali putra-putri SO peserta IECS kepada ayah-bundanya.

Sampai jumpa di IECS berikutnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral
BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat
BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar
DPD Tani Merdeka Muna Resmi Dilantik, Siap Majukan Pertanian
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Kendaraan Plat Merah yang Parkir Sembarangan di Depan Halte BKN Cililitan, Jakarta Timur, Diduga Picu Kecelakaan Lalu Lintas
Training Raya LK II & LKK HMI Cabang Kota Bogor 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Arah Kaderisasi dan Kepemimpinan Pemuda

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12 WIB

CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:36 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata City Tour Jakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:54 WIB

MTs Daarussa’adah Ciganjur Gelar Rihlah Studi Tour Ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:09 WIB

Meriahkan HUT Kota Depok ke 27th, Warga RT 02 Penggulan Pengasinan Sawangan Bersama LKSA Primago Gelar Bekam dan Bazar Baju Gratis 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:51 WIB

Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru