Siaranindonesia.com, JAKARTA – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memulai pembangunan gedung sekretariat di Jl. Turi, Kebayoran baru, Jakarta Selatan. Pembangunan ini menelan biaya Rp7,5 miliar, pembangunannya ditargetkan selasai pada 2026.
Pembangun sekretariat ini sudah lama di usulkan untuk dibangun, namun baru segera terealisasikan tahun 2025.
“Mudah-mudahan bisa selesai cepat, bisa selesai di masa periodisasi sampai 2026, bisa selesai dan kemudian bisa dipergunakan,” pungkasnya.
Herman menjelaskan bahwa sekretariat ini untuk membangun semangat kebersamaan HMI untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, KAHMI Maupun HMI siap berada di garda terdepan untuk mendukungnya.
“Semangat kebersamaan HMI tentu bahwa keberadaan HMI itu sudah jelas untuk keislaman dan keindonesiaan,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Herman Khaeron di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat.
Selanjutnya, ia mengatakan, Pembangunan ini bertujuan menampung banyak ide dan gagasan untuk kemajuan peradaban kedepannya.
“Ini adalah gedungnya organisasi kemasyarakatan yang tentu menampung berbagai ide dan gagasan, dan aspek utamanya ini, gedung ini adalah tempat diskusi publik, sudah tidak menampung kalau ada acara. Kalau ada acara yang lebih besar lagi sudah tidak menampung lagi, harus keluar,”ujarnya
Majelis Nasional KAHMI Herman Khaeron menjelaskan organisasinya tidak ingin menjadi padat modal. Oleh sebab itu, dia mengatakan bahwa pembangunan gedung tersebut ke depannya akan dipergunakan juga untuk kebutuhan pelatihan organisasinya.
“Kami ingin bahwa gedung ini cukup untuk bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Nah oleh karena itu, bukan hanya membangun gedung, tetapi juga kami membangun semangat, spirit, dan membangun peradaban ke depan,” pungkasnya.























