Pengasuh Ponpes Situbondo Dukung Sosok Ini Untuk Pengganti Gus Miftah

- Editor

Sabtu, 7 Desember 2024 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Menyikapi pengunduran diri Gus Miftah, Presiden Prabowo menyatakan bahwa hal itu adalah sikap ksatria, dan Presiden berusaha mencari penggantinya.

Sebagaimana ramai di jagad media sosial, Gus Miftah mengundurkan diri gegara tengah mengalami kecaman publik terkait ucapan ‘Goblok’ kepada penjual es teh saat pengajian berlangsung. Terhadap ucapan yang diniati bercanda oleh Gus Miftah itu, banyak nitizen menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan.

Di tengah usaha Presiden mencari tokoh pengganti Gus Miftah yang mengundurkan diri dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pemeliharaan Sarana Keagamaan, Kyai Erfan Hidayatullah M.Si, Pengasuh Ponpes Hidayatul Huffadz Asembagus Situbondo mendukung Gus Farkhan untuk menggantikan Gus Miftah.

Menurut Kyai muda alumni Fakultas Dakwah IAI Ibrahimy Sukorejo ini, Gus Farkhan memiliki kapasitas yang memadai menggantikan Gus Miftah. Terkait pengalaman, Kyai Erfan menjelaskan bahwa Gus Farkhan pernah menjabat stafsus Menpora, selain itu, dari sisi gerakan keagamaan, tokoh muda ini memilki concern dalam dunia sholawat, terbukti ia mendirikan Majelis Sholawat Arro’iyah Indonesia.

Lebih lanjut, Kyai Erfan menggambarkan sosok Gus Farkhan sebagai tokoh muda yang memiliki pergaulan lintas agama, selain dekat dengan tokoh-tokoj muslim, Gus Farkhan juga bergaul dengan tokoh-tokoh di luar islam.

“Soal kapasitas ilmu keagamaan, saya tidak ragu terhadap Gus Farkhan, selain alumni IAIN Sunan Kali Jogo Yogyakarta, beliau juga santri yang bisa baca kitab kuning yang menjadi khazanah spesifik pesantren salaf,” imbuh Kyai Erfan.

“Secara popularitas, Gus Farkhan memang tidak populer sebagai penceramah seperti Gus Miftah, tapi, untuk menjadi utusan khusus Presiden kan tidak harus populer sebagai penceramah, yang terpenting paham isu-isu kerukunan beragama dan sarana prasarana keagamaan dalam konteks pembangunan negara, posisi itu kan bukan sekedar mengurus pengajian atau jadwal ceramah agama, tapi bagaimana mengelola dinamika kerukunan umat beragama menjadi salah satu kekuatan yang menopang kemajuan bangsa” tegas Kyai Magister Komunikasi Media Jebolan Pascasarjana Unair itu yang diiringi senyum khas beliau.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla
Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta
Membaca Komunikasi Presiden Prabowo Subianto melalui Integrated Reality Theory

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 18:45 WIB

Membaca Komunikasi Presiden Prabowo Subianto melalui Integrated Reality Theory

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI: Nasril Bahar Tekankan kesadaran kebangsaan yang kuat

Berita Terbaru

Nasional

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:36 WIB