Siaranindonesia.com, Jakarta – Sebanyak 1.236 peserta dari seluruh Indonesia telah berhasil melewati tahap pendaftaran dan kini memasuki tahap seleksi administrasi dan penilaian konten video dalam Kompetisi Pidato Nasional Tahun 2024. Kompetisi bergengsi yang mengusung tema “Pancasila dan Moderasi Beragama dalam Pandangan Gen-Z” ini bertujuan untuk memperkuat semangat nasionalisme dan toleransi di kalangan generasi muda.
Dari total peserta, 1.002 merupakan siswa Madrasah Aliyah (MA), 208 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, 14 siswa Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya, dan 12 siswa Pendidikan Kesetaraan Pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ulya. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh peserta didik berkewarganegaraan Indonesia yang terdaftar secara resmi di lembaga pendidikan masing-masing, dibuktikan dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad di tempat berbeda menyampaikan, “Tema yang diangkat dalam kompetisi pidato tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Pancasila sebagai dasar negara kita, merupakan landasan kuat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan, toleransi, dan persatuan. Kompetisi ini dapat membangun kesadaran akan peran moderasi beragama dalam menciptakan perdamaian dunia, menjaga kerukunan beragama, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis”, kata Rokhmad.
“Dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta, saya yakin bahwa kompetisi ini akan menghasilkan pidato-pidato yang inspiratif dan bermanfaat bagi kita semua,” imbuhnya.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menjelaskan, “Tahap seleksi administrasi dan penilaian konten video merupakan bagian penting dari kompetisi ini. Para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan gagasan secara efektif dan kreatif melalui pidato yang telah mereka persiapkan. Tim seleksi kompetisi telah menilai setiap konten video berdasarkan kualitas penyampaian, keaslian ide, dan relevansi dengan tema yang diangkat,” Terangnya
Ia juga memberikan penjelasan lebih lengkap dalam sambutannya, “ bahwa Kompetisi Pidato Nasional dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu seleksi administrasi dan penilaian konten video yang diunggah ke Youtube dan Instagram oleh seluruh peserta, dilanjutkan dengan babak eliminasi online untuk memilih 100 peserta terbaik dari tahap pertama, dan diakhiri dengan babak grand final secara offline yang diikuti oleh 34 peserta terbaik dari tahap eliminasi.”
M Sidik Sisdiyanto yang dikenal pecinta kopi ini berharap, “Semoga melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan toleransi antar umat manusia akan semakin kuat di kalangan anak-anak muda, dan mereka dapat menjadi duta-duta moderasi beragama yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara.”
“Kompetisi Pidato Nasional Tahun 2024 merupakan wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan pandangan mereka tentang Pancasila dan moderasi beragama, serta memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dan toleransi di tengah Masyarakat”, Tegasnya.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun Indonesia yang lebih harmonis dan damai.
Untuk informasi lebih lanjut seputar hasil seleksi tahap pertama, silakan mengunjungi situs web resmi Kompetisi Pidato Nasional 2024 pada hari senin 22 Juli 2024 melalui link madrasah.kemenag.go.id/kpn2024 atau menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia. (*)
























