Bantuan ke Gaza Semakin Sulit, di Tengah Bencana Kelaparan Rakyat Palestina

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Siaran Indoenesia – Setelah Israel menyerang Rafah, penderitaan yang dirasakan rakyat Palestina semakin meluas. Pasalnya, jika ini terus berlanjut maka, bisa jadi Rafah akan seperti Gaza, dan menimbulkan lebih banyak lagi korban jiwa, korban luka, dan ratusan ribu pengungsi.

Relawan kemanusiaan dari Indonesia Eko Sulistio turut merasakan keprihatinan dan kepedihan yang mendalam atas dampak konflik yang terjadi di Timur Tengah, yakni antara Israel dan Palestina. Situasi yang semakin buruk ini, menurutnya juga berdampak pada sulitnya akses pengiriman bantuan.

Ia mengungkapkan, satu-satunya akses bantuan yang masih bisa dibuka untuk rakyat Palestina adalah dari Yordania yang perbatasan langsung dengan Palestina. Sementara jalur-jalur lain seperti melalui perbatasan Mesir sudah ditutup oleh tentara Israel.

“Saya sampaikan bahwa pendistribusian bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Gaza sekarang semakin sulit. Satu-satunya akses hanya lewat Yordania, melalui jalur darat. Sedangkan jalur Rafah perbatasan Mesir ditutup total oleh Zionis Israel,” ujar Eko Sulistio saat dihubungi, Sabtu 8 Juni 2024.

Pihaknya pun masih terus berupaya menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina, di Gaza. Setidaknya ada kurang lebih 800 paket bahan pangan keluarga, dan juga 22 ton tepung gandum akan dikirim oleh Eko dan relawan dari berbagai negara lain melalui jalur darat di Yordania.

“Saat ini sedang kita siapkan bantuan dari Rakyat Indonesia berBarengan dengan bantuan kemanusiaan Internasional dari UN, WFP, Turkey, Uni Emirates Arab, Germany, Malaysia, UK, Brunei Darussallam, Singapore, dan Australia,” tutur Eko.

Untuk bantuan dari Indonesia disalurkan melalui Lembaga Kemanusiaan DT PEDULI, Wakaf Salman, Mahasiswa INDONESIA Di Jordania, KBRI AMMAN Jordania dan bantuan yang sifatnya pribadi.

Eko mengungkapkan mengapa bantuan harus segera disalurkan ke Gaza. Karena kondisi rakyat Palestina di Gaza semakin menderita. Masyarakat di sana sedang mengalami bencana kelaparan. Banyak masyarakat yang mati karena kelaparan.

“Tentu kita tidak akan menunggu lama, bantuan akan kita kirim melalui pintu perbatasan Jordania WestBank Tepi Barat King Hussein Bridge lalu ke Allenby dan lanjut ke KareemShalom menuju Gaza Palestina,” tandasnya. (Kuh)

Komentar Facebook

Berita Terkait

CPH Desak KPK Supervisi Penanganan Dugaan Korupsi DPRD Maluku Utara
Kepala BPOM Dorong Universitas Kolaborasi Perkuat Inovasi Nasional
KAHMI Luncurkan Logo HUT ke-60, Tegaskan Komitmen untuk Kedaulatan Bangsa
CPH Desak Kajati Maluku Utara Baru Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139 Miliar
Dody: Loyalitas, Integritas, dan Pelayanan kepada Masyarakat Menjadi Fondasi Kinerja Bidang Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta
Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru