Bea Cukai Tumpuan Negara, Semua Pihak Harus Mejaga Martabat dan Wibawanya

- Editor

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, JAKARTA – Akhir-akhir ini masyarakat menyoroti kinerja Bea Cukai yang dianggap tidak sesuai dengan harapan. Semua pihak harus menjaga martabat dan wibawanya.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo menuturkan masalah di bea cukai akhir-akhir ini terjadi karena terjadi mis-komunikasi. Pihaknya berharap komunikasi akan terus diperbaiki mulai dari masyarakat hingga importir.

“Ada mis-komunikasi sehingga ini coba komunikasikan lebih baik lagi ke depan. Sudah kita selesaikan karena itu sebenarnya kan kami sendiri sudah melaksanakan aturan itu,” kata Gatot.

Hal senada juga dikatakan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, Askolani, jika masyarakat menemui kendala dan mengeluh di media sosial terkait kinerja lembaganya, maka itu dianggap sebagai masukan.

“Kita terus berbuat, jadi intinya masukan tadi saya bilang hanya salah satu part masukan dari teman-teman yang mengusahakan komunikasi, dan itu sistem komunikasi kita yang bagus, bisa kita selesaikan,” ujar Askolani.

Pengamat Intelijen dan Keamanan Nasional Stepi Anriani mengatakan sebagai bagian dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bea Cukai merupakan tumpuan bagi negara yang fokus membantu persoalan keuangan, fiskal, membantu penerimaan negara, dan menjaga stabilitas negara dari krisis ekonomi dunia.

“Hal ini terbukti dengan tidak menghalangi penyelidikan dan penyidikan anggotanya yang bermasalah juga mendukung Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjalankan semua tugas dan program Kemenkeu,” ujarnya.

Stepi juga mengimbau kepada masyarakat agar memberikan dukungan bagi Bea Cukai, khususnya bagi para pegawainya yang sudah berkinerja dengan baik.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar
NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?
AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis
Parkir Liar Buperta Cibubur Disorot, Pengamat: Jika Tak Mampu Tertibkan, Evaluasi Pimpinan
MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua
‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026
Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run
Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:56 WIB

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:54 WIB

AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:27 WIB

MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Call Center Baru Dishub DKI Dipertanyakan, Pengamat: Jangan Sampai Tumpang Tindih dengan JAKI

Berita Terbaru

Headline

5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:48 WIB

Nasional

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:56 WIB