Resolusi DK PBB Tak Dihirau Israel dan Lanjutkan Pembantaian

- Editor

Kamis, 28 Maret 2024 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak beberapa bulan perang ini meletus, Israel dengan bangga telah membantai puluhan ribu anak-anak dan para wanita. Israel juga mengaku puas dengan telah ratusan ribu wanita dan anak-anak mengalami luka parah mulai dari kehilangan anggota badan seperti terputusnya tangan, kaki, kebutaan, dan luka-luka serius lainnya. Israel pun masih terus melakukan aksi genosida.

Hingga munculah Resolusi DK PBB terkait gencatan senjata. Namun Resolusi DK PBB ini rupanya disamput dengan “air kencing” oleh Israel. Israel bukan hanya tidak mempedulikan, namun juga disambut oleh Israel dengan melanjutkan pembantaian terhadap anak-anak dan para wanita di depan “mata” PBB.

Pasukan Israel terus membantai Rafah di Gaza. Diantaranya, sejumlah media memberitakan tentara Israel mengebom Khirbet Al Adas dan Al Shout di Rafah pada Rabu (27/3) dini hari waktu setempat.

Pasukan Israel juga menyerbu Pusat Medis Nasser di Khan Younis. Mereka menangkap staf dan mengusir orang-orang di dalam gedung itu.

Di hari sebelumnya yakni pada Selasa malam, pasukan Israel menyerang tenda di daerah Al Mawasi, Khan Younis. Gempuran mereka menyebabkan tewasnya sejumlah anak-anak. Hal itu juga disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza, bahwa sejumlah orang tewas dan luka parah akibat pembantaian Israel di Al Nasr.

Serangan Israel terus lanjut usai DK PBB mengeluarkan resolusi gencatan senjata pada Senin. Resolusi ini mendapat dukungan dari 14 anggota dan satu abstain.

Resolusi itu mencakup desakan gencatan senjata saat Ramadan, lebih banyak bantuan kemanusiaan yang masuk, perluasan distribusi bantuan, hingga pembebasan seluruh sandera yang ditahan Hamas tanpa syarat.

Namun, desakan itu tak memuat proposal Hamas yang diajukan ke mediator pada awal Maret soal pembebasan tahanan Palestina yang berada di penjara Israel.

Meski sudah ada resolusi, negosiasi gencatan senjata yang dimediasi Qatar dan Mesir masih berlangsung.

Usai DK PBB meloloskan resolusi gencatan senjata, Israel mengatakan tidak akan mengakhiri perang. Menurut menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, kurangnya kemenangan yang menentukan di Gaza mungkin membawa kita lebih dari dekat ke perang di utara.

Sementara itu meski menyambut gencatan senjata ini, Hamas menyatakan akan tetap berpegang pada proposal awal mereka, yakni gencatan senjata secara total di Gaza.

Hamas juga menuntut penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan pemulangan warga Palestina yang masih ada di tempat pengungsian.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Situs Iran, IRNA Down
Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika
Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik
Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia
Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:54 WIB

PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:49 WIB

TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI-Polri di Istana Kepresidenan Untuk Beri Taklimat Penting

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Komitmen Sosial Berkelanjutan, BLES Salurkan Bantuan Bata Ringan untuk Pembangunan Masjid dan Asrama Yatim di Banjarnegara

Berita Terbaru