Literasi Digital Kominfo Bersama LD PBNU Edisi Ke-3 Bahas Strategi Menjaga Persatuan dalam Bingkai Kebhinekaan

- Editor

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Cilacap – Edisi ke-3 Literasi Digital Lembaga Dakwah PBNU (LD PBNU) bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengusung tema “Menjaga Persatuan dalam Bingkai Kebhinekaan” yang digelar di Gedung Muslimat NU Kuripan pada Minggu (17/3/2024).

Kementerian Kominfo, melalui Direktorat Jendral Aplikasi Informatika, berkomitmen dalam menyelenggarakan berbagai program untuk mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan, menargetkan tiga sektor utama: masyarakat umum, pemerintahan, dan pendidikan. Program tahun 2024 akan fokus pada empat pilar utama, yakni kecakapan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital.

Wakil Ketua PCNU Cilacap, Dr. H. Imam Tobroni, S.Ag., menyatakan urgensi literasi digital, terutama di antara generasi muda NU, dan memberikan dukungan sepenuhnya pada acara tersebut sebagai upaya untuk menyesuaikan diri dengan perubahan digital yang terus berkembang.

Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU, Nurul Badruttamam menyadari bahwa era digital membawa tantangan baru, terutama terkait polarisasi opini di kalangan masyarakat. Untuk itu, menurutnya diperlukan strategi dakwah yang fokus pada persatuan, dimulai dari pembuatan konten positif dan dialog interaktif.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan konten yang menekankan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan. Melalui pendekatan ini, kami berharap dapat membangun kedamaian dan kesatuan di tengah-tengah keragaman masyarakat.” Kata Kyai Nurul.

Sementara itu, Sekretaris PC Fatayat Nisfatul Azizah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahaya hoax mulai dampak sosial, ekonomi, politik keamanan dan yang lebih besar dapat mengancam keutuhan negara. Ia menyebutkan berbagai cara untuk mengatasi berita hoax di media sosial, mulai dari hati-hati dengan judul provokatif, situs dan periksa fakta.

“Bisa ikut serta grup diskusi anti-hoax dan tidak perlu ingin jadi yang pertama menyebarkan berita.” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB