Vicky Prasetyo Ungkap Mental Anaknya Terganggu Usai Merebak Kabar Dirinya Diduga Terlibat Penipuan

- Editor

Rabu, 6 Maret 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Tudingan terlibat dugaan penipuan membawa dampak psikologi anak berasal dari Vicky Prasetyo turut terganggu.

Kesedihan turut dirasakan oleh Vicky Prasetyo di mana dirinya yang mengklaim tidak tau apa-apa tetapi dilaporkan ke Polres Karawang dikarenakan penipuan sebesar Rp 1,8 miliar.

Begitupun rasa sakit hati sang anak yang tau ayahnya dipolisikan.

“Hari ini, aku muslim, demi Allah, putri aku terganggu banget. Karena dia dipojokkan seperti itu, sedih aku gitu. Sekarang jika nominal mampu selesai walaupun lapangannya ancur mampu enggak kalian mampu mengembalikan sakit hatinya anak saya?” Kata Vicky Prasetyo, Senin (4/3/2024).

“Makanya siapapun, tolong banget banget, temen temen fasilitas juga, jangan tiba-tiba dilaporkan, laporannya enggak ada,” sambungnya.

Melihat kondisi mental anak-anaknya terganggu atas pemberitaan terkait dugaan penipuan membawa dampak Vicky tidak menginginkan diam begitu saja. Ia sesudah itu siap memperjuangkan kebenaran.

“Sekali lagi dengan sangat, masalah ini telah nyampe ke hatinya anak anak saya. Jadi, apa pun aku akan perjuangkan, lebih-lebih aku didampingi teman baik aku (Sunan Kalijaga),” ungkap Vicky.

Diketahui presenter Vicky Prasetyo dilaporkan ke Polres Karawang Jawa Barat. Mantan istri Angel Lelga itu dilaporkan oleh kontraktor bernama Omrive Manurung atas kasus dugaan penipuan proyek senilai Rp. 1,8 miliar.

Laporan terhadap Vicky di terima di Polres Karawang terhadap Sabtu, 2 Maret 2024 selanjutnya no STTLP/B/252/III/2024/SPKT/POLRES KARAWANG/POLDA JAWA BARAT.

Vicky Prasetyo sesudah itu jalankan klarifikssi usai dituding jalankan dugaan penipuan senilai Rp 1,8 miliar.

Menanggapi perihal ini justru Vicky Prasetyo kebingungan, dikarenakan proyek selanjutnya berdasarkan kesepakatan akan dibayar sesudah rampung.

Padahal dalam surat perintah kerja (SPK) tidak dinyatakan terkait pembayaran sebelum saat proyek selanjutnya rampung.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Puncak HSN 2026 Kota Depok akan Hadirkan Gus Kautsar
Negara di Bawah Kuasa Algoritma: Merebut Kembali Kualitas Ruang Publik
Tiket Murah Angke Disorot, kadis DKI Turun Tangan
Tani Merdeka Sultra Dukung Perbaikan Tata Kelola MBG, Minta Dana Tepat Sasaran
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat, KPBU Jadi Motor Pembiayaan Infrastruktur
Tiket Muara Angke Dipertanyakan, Kursi Kosong di Kapal Dishub Buka Tanda Tanya
Polemik Tiket Muara Angke, Wakadishub DKI Ujang Harmawan Buka Suara, Kepala UPAP Afandi Nofrizal Masih Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 10:54 WIB

Asep Wahyuwijaya Soroti Peran Elite dan Warga dalam Menjaga Demokrasi

Jumat, 25 September 2026 - 17:00 WIB

UHO Gandeng DKPP RI Bahas Etika Kepemiluan Era AI di Live Class Vol. 2

Rabu, 23 September 2026 - 14:50 WIB

Ketua Tani Merdeka Muna Serap Aspirasi Petani, Irigasi dan Jalan Usaha Tani Jadi Prioritas

Senin, 21 September 2026 - 19:47 WIB

Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik

Rabu, 16 September 2026 - 17:27 WIB

Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu

Rabu, 2 September 2026 - 19:38 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru

Nasional

Puncak HSN 2026 Kota Depok akan Hadirkan Gus Kautsar

Senin, 5 Okt 2026 - 13:40 WIB

Nasional

Tiket Murah Angke Disorot, kadis DKI Turun Tangan

Senin, 5 Okt 2026 - 10:19 WIB