Diksi ”Bajingan-Tolol”, Komunikolog Emrus Sihombing: Contoh Demokrasi Yang Kebablasan

- Editor

Rabu, 2 Agustus 2023 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Dr Emrus Sihombing menyebut bahwa setiap negara mesti memiliki sistem demokrasi, dan Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yang berasaskan nilai-nilai Pancasila.

Hal tersebut diungkapkannya dalam salah satu stasiun televisi nasional yang bertajuk ”Menjaga Demokrasi Yang Beretika” pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Ia menyebut bahwa demokrasi Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang didalamnya terdapat nilai ”beradab” sehingga demokrasi Indonesia haruslah yang beradab.

”Kita tentu menganut demokrasi, namun bukan yang liberal, namun berasas nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata beradab, sehingga demokrasi yang kita akui adalah demokrasi yang beradab,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (02/08/2023).

Belakangan ini muncul diksi ”bajingan-tolol” dalam bentuk kritik. Dr. Emrus menyebut bahwa diksi itu tidaklah pantas dan tidak beretika jika didasarkan atas nilai-nilai Pancasila. Ia menganggap diksi tersebut tidak sesuai dengan demokrasi yang diterapkan di Indonesia.

”Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi yang kebablasan seperti adanya diksi ‘bajingan-tolol’. Tentunya apa yang disampaikan dengan diksi itu sama sekali tidak pas,” katanya.

Dr. Emrus mengatakan, Diksi yang diungkapkan untuk mengkritik haruslah mengandung makna yang produktif, bukan malah menjatuhkan. Menurutnya, kritik yang dilontarkan haruslah berdasarkan nilai-nilai etika yang berlaku di masyarakat.

”Kita harus pisahkan antara kritik yang produktif dan kritik yang dibungkus dengan agenda” katanya.

”Menurut saya, dari sudut ilmu komunikasi dan ilmu lain tentunya pesan tersebut sangat tidak tepat, penerapan ilmu pengetahuan tidak boleh lepas dari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, di relasi antar manusia,” lanjutnya.

Soal pernyataan Rocky Gerung yang mengkritik presiden dengan diksi ”bajingan-tolol”, Dr. Emrus menyebut bahwa dia kerap mengungkapkan kritik tidak produktif ke Presiden Jokowi.

Selain itu Ia menerangkan, kritik yang dilontarkan tersebut merupakan bentuk dari penghinaan dan merendahkan. Tidak hanya merendahkan presiden namun juga merendahkan masyarakat.

”Menurut pandangan saya, saya berpendapat bahwa itu adalah merendahkan orang lain. Bukan hanya Presiden Jokowi, namun dia juga merendahkan para pemirsanya dan merendahkan dirinya sendiri. Padahal dalam konumikasi hendaknya kita harus berposisi egaliter dan ada kesetaraan,” terangnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Berita Terbaru