Di Kebumen, Pesantren-Pesantren Tua Bernafaskan Annahdliyah Banyak Belum Izin Kemenag

- Editor

Jumat, 16 Desember 2022 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Jawa Tengah dikenal sebagai kota santri, hal itu melihat jumlah pesantren yang ada di kabupaten tersebut. Meski demikian, di Kebumen masih umum dan masih banyak pesantren-pesantren yang belum berizin.

Kemudian, menariknya juga, pesantren-pesantren yang dikenal cukup tua di Kebumen itu masih cukup lazim yang belum berizin, berbeda dengan pesantren-pesantren yang baru yang biasanya langsung didaftarkan perizinannya.

Terlihat, pesantren-pesantren yang belum berizin kebanyakan pesantren yang bernafaskan Annahdliyah. Sebagaimana Pesantren Raudlatut Tholibin di Bumirejo Kebumen, dan lainnya.

Meskipun banyak pesantren yang belum berizin, namun secara pendidikan keagamaannya terkadang tidak kalah dengan yang sudah berizin. Bahkan banyak masyarakat justru mengakui, pesantren yang belum memiliki izin di Kemenag, output kualitas santrinya dalam baca kitab justru terkadang lebih teruji, yang terkadang berbeda dengan pesantren yang berizin. Masih adanya pesantren yang belum berizin dikarenakan sejumlah faktor, mulai dari kondisi ekonomi pesantren, syarat administrafif yang belum terpenuhi, dan lainnya.

“Saya melihat, pesantren di Kebumen yang belum memiliki izin, seringkali santri-santrinya jutru baca kitab kuningnya jago-jago, berbeda dengan pesantren yang berizin. Coba cek santri pesantren yang berizin, bisa jadi 90 persen santrinya tidak bisa baca kitab. Ini pandangan pribadi yang perlu dilakukan survey,” kata Arif, warga Kebumen.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK
Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong
Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat
Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan
Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:59 WIB

Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Jumat, 18 September 2026 - 09:23 WIB

Jaga Gajah Padang Sugihan dari Karhutla, Menhut Raja Antoni Pertebal Pasukan Darat

Kamis, 17 September 2026 - 13:48 WIB

Taruna Ikrar Dorong Kolaborasi BPOM–Unhan, Sains dan Pengabdian Jadi Pondasi Pengawas Masa Depan

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Komisi IV DPR Puji Dedikasi Tinggi Manggala Agni Kemenhut Hadapi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 22:19 WIB

Sekjend APKLI Saiful Chaniago Pastikan Ribuan Pimpinan APKLI Se Indonesia Hadiri Pelantikan DPP APKLI di Jakarta

Berita Terbaru