Kebakaran Toko Mabel, Polisi Sedang Selidiki Penyebabnya

- Editor

Selasa, 18 Januari 2022 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com- Polres Semarang menerjunkan tim Inafis untuk menyelidiki penyebab kebakaran toko mebel di Jalan Slamet Riyadi pada Senin (17/1/2022) malam. Polisi telah mensterilkan lokasi kebakaran untuk memudahkan penyelidikan.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan, penyebab kebakaran toko mebel masih dalam penyelidikan tim Inafis Polres Semarang. “Kami menerjunkan tim Inafis untuk menyelidiki penyebab kebakaran,” kata Kapolres.

Kapolsek Ambarawa AKP Wigiyadi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Yanto (29). Saat itu saksi sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang berada di belakang toko mebel. Kemudian Yanto melaporkan hal itu ke warga lain lain dan laporan diteruskan ke Polsek Ambarawa dan Damkar Kabupaten Semarang.

“Saat melintas di lorong samping toko, saksi melihat ada kepulan asap dari bagian belakang toko mebel,” ujarnya.

Selanjutnya api bertambah besar dan menjalar ke seluruh ruangan toko. Lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Selang beberapa jam kemudian api berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun kerugian yang diderita pemilik toko, Agus Arfianto (41) warga Kupang Lor, Kupang, Ambarawa ditaksir mencapai Rp450 juta.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru