JAKARTA, SiaranIndonesia.com– Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengusulkan Presiden Prabowo Subianto menjadi anggota kehormatan KAHMI. Usulan tersebut disampaikan Koordinator Presidium MN KAHMI, Romo H.R. Muhammad Syafi’i, dan direncanakan akan dikukuhkan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KAHMI.
Romo Syafi’i menyampaikan usulan itu saat berbicara dalam Rapat Harian dan Serah Terima Koordinator Presidium MN KAHMI dari Abdullah Puteh kepada dirinya di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta Pusat, Senin,(13/07).
Selain mengusulkan Presiden Prabowo sebagai anggota kehormatan, MN KAHMI juga akan menggelar simposium nasional untuk mengawal berbagai kebijakan pemerintah. Hasil simposium tersebut nantinya akan diserahkan kepada Presiden sebagai bentuk kontribusi pemikiran KAHMI terhadap pembangunan nasional.
Dalam kesempatan itu, Romo Syafi’i juga mengusulkan agar Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI 2027 diselenggarakan di Jakarta. Menurutnya, pelaksanaan Munas di ibu kota akan memudahkan Presiden menghadiri agenda tersebut.
Sebaiknya Munas nanti dilaksanakan saja di Jakarta, supaya Presiden tidak perlu jauh-jauh untuk hadir,” ujar Romo Syafi’i yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI.
Ia juga meminta jajaran pengurus MN KAHMI segera membentuk kepanitiaan serta menyusun seluruh agenda Munas untuk dibahas dalam Rakernas mendatang.
Tak hanya itu, Romo Syafi’i mengusulkan penyempurnaan mekanisme kepemimpinan di tubuh MN KAHMI. Menurutnya, komposisi presidium tetap dipertahankan seperti saat ini, namun perlu ditetapkan seorang koordinator yang bersifat permanen.
“Ini jadi agenda Steering Committee untuk dimasukkan ke dalam materi Munas KAHMI 2027,” katanya. (*)
























