Anak Muda Institut Kebumen Apresiasi Karya Cocomesh Warga Binaan Rutan Kebumen

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Founder Anak Muda Institut Kebumen, Nasikin, memberikan apresiasi terhadap karya cocomesh yang dihasilkan Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen. Menurutnya, produk jaring berbahan serat kelapa tersebut merupakan bukti nyata bahwa kreativitas dan semangat berkarya dapat tumbuh di tengah keterbatasan.

Nasikin menilai cocomesh hasil karya Warga Binaan tidak sekadar memiliki nilai ekonomi, tetapi juga membawa manfaat besar bagi lingkungan. Produk tersebut telah dimanfaatkan untuk pengendalian erosi, reklamasi lahan pascatambang, serta kegiatan penghijauan di berbagai daerah, termasuk di wilayah Nusa Tenggara dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahkan, cocomesh tersebut telah menembus pasar internasional hingga ke Qatar.

“Apa yang dihasilkan Warga Binaan Rutan Kebumen menunjukkan bahwa pembinaan yang dijalankan mampu melahirkan karya dengan daya saing global. Ini bukan hanya soal produksi barang, tetapi juga transformasi kemanusiaan yang nyata,” ujar Nasikin, Selasa (30/12).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa keterbatasan ruang dan kondisi tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Menurut Nasikin, pemanfaatan sabut kelapa menjadi cocomesh juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus inovasi dalam mengolah sumber daya yang sebelumnya kurang bernilai. Hal ini menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi jalan bagi perubahan dan kemandirian.

Nasikin berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, sehingga karya Warga Binaan semakin dikenal luas serta memberikan kontribusi positif bagi pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?
Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania
HMI Kebumen Gelar Diskusi Publik dengan Tema “Quo Vadis Pendidikan Saat Ini” Bersama DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen
Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia
Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi
Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia
Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern
MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:39 WIB

Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:57 WIB

Kiprah Taruna Ikrar Kembali Cetak Prestasi Global, Raih Penghargaan Akademik Internasional dari UTM Malaysia

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:34 WIB

Dari Kota Depok untuk Nusantara: Gerakan Mengaji Gratis yang Mengubah Masa Depan Generasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:33 WIB

Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pesantren

Berita Terbaru