Turun Langsung Di Tengah masyarakat, Wahidin Halim: Masyarakat Keluhkan Biaya Haji

- Editor

Kamis, 2 Januari 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Tangerang – Wakil rakyat dari Fraksi Partai NasDem, Wahidin Halim, anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Banten III, mengungkapkan banyak keluhan masyarakat, salah satunya mengenai biaya haji yang cukup maha.

Banyak keluhan masyarakat terkait pelaksanaan ibadah haji, terutama kenaikan biaya haji yang signifikan untuk tahun 2025. Angka tersebut melonjak dari Rp53 juta menjadi Rp65 juta, memberikan beban ekonomi yang berat bagi banyak calon jamaah.

“Banyak masyarakat yang tadinya mengandalkan penjualan tanah untuk biaya haji, tapi sekarang tanah tidak laku. Mereka menyampaikan kepada kami bahwa kenaikan ini menjadi beban berat. Namun, semangat masyarakat untuk berangkat haji tetap luar biasa,” ungkap Wahidin Halim dalam keterangannya, yang dikutip pada Kamis (2/1/2025).

Kenaikan biaya haji ini, menurut Wahidin, merupakan tantangan besar, terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia dan memiliki keterbatasan ekonomi.

Kesulitan mengumpulkan dana yang cukup menjadi kendala utama bagi banyak calon jamaah yang telah lama menantikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Ditambah Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih semakin memperparah situasi ini.

Menanggapi hal tersebut, Wahidin Halim mendesak pemerintah untuk segera mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai alternatif agar biaya haji tetap terjangkau tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada para jamaah.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek finansial dan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Selain masalah biaya haji, Wahidin juga menyoroti permasalahan lain yang terkait dengan infrastruktur pendukung ibadah haji

Ia menyinggung kondisi Asrama Haji Tangerang yang belum optimal, meskipun pembangunannya telah menelan anggaran yang cukup besar, yakni Rp60 miliar.

“Ada temuan BPK terkait kasus korupsi sebesar Rp3 miliar yang hingga kini belum diselesaikan. Namun, perhatian utama kami adalah bagaimana memastikan asrama ini bisa dimanfaatkan maksimal tahun ini,” tegasnya.

Ketidakoptimalan Asrama Haji Tangerang, menurut Wahidin, merupakan hal yang perlu segera ditangani.

Fraksi Partai NasDem menganggap kesiapan fasilitas pendukung seperti asrama haji sangat penting untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan para jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Agama untuk segera melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan di Asrama Haji Tangerang.

Meskipun demikian, Wahidin Halim juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan ibadah haji tahun sebelumnya yang dinilai berjalan cukup baik. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan setiap tahunnya.

“Pelaksanaan haji harus lebih baik setiap tahunnya. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi juga bagaimana peran pemerintah memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” katanya.

“Fraksi Partai NasDem berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu strategis terkait pelayanan ibadah haji agar aspirasi masyarakat dapat terealisasi dengan baik,” pungkas Wahidin Halim.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Garuda Institute Dukung Penataan BUMN, Dorong Efisiensi dan Manfaat bagi Rakyat
Ancaman Sandwich Generation di Tengah Tren Keluarga Kecil dan Populasi Lansia
Pernah Jadi Duta Inspirasi Indonesia, Mahasiswa Unimugo Kembali Torehkan Prestasi Nasional
Solusi Baitullah Indonesia Dorong Penguatan Pengawasan Pemasaran Haji dan Umrah
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, BPOM Terbitkan 126.123 Izin Edar Pangan, Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Merah Putih
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Garuda Institute Dukung Penataan BUMN, Dorong Efisiensi dan Manfaat bagi Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Ancaman Sandwich Generation di Tengah Tren Keluarga Kecil dan Populasi Lansia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Solusi Baitullah Indonesia Dorong Penguatan Pengawasan Pemasaran Haji dan Umrah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, BPOM Terbitkan 126.123 Izin Edar Pangan, Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Merah Putih

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Arah Baru Syarikat Islam: Dari Penguatan Fondasi ke Akselerasi Eksekusi

Berita Terbaru

Wisata

Nusa Penida Dorong Longer Stay, PRISM Ekspansi 11 Properti

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:40 WIB