SiaranIndonesia — Pemerintah Kota Depok mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar belakangan ini. Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan pentingnya menyikapi informasi secara bijak agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya, Supian Suri meminta warga tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk dampaknya terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah pasti mempertimbangkan kekhawatiran masyarakat dalam setiap kebijakan. Jadi tidak perlu panik atau melakukan pembelian berlebihan,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pasokan energi tetap aman. Mereka juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, sesuai dengan arahan pemerintah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus melakukan langkah strategis, seperti negosiasi dengan pemasok dan optimalisasi distribusi energi.
Upaya tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu ini. Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.
Dengan kondisi pasokan yang terjamin, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mengambil tindakan yang justru dapat memperburuk situasi.
























