Camat Klirong Mengaku Tak Tahu Soal Pengembalian Mobil Xenia Desa Tambakprogaten

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

KEBUMEN, SiaranIndonesia.com – Pengelolaan dua unit mobil Daihatsu Xenia oleh Pemerintah Desa Tambakprogaten, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, yang dibeli dari hasil penjualan satu unit mobil Mitsubishi Xpander hadiah dari Bank Jateng, kini memasuki babak baru.

Meski Kepala Desa Tambakprogaten, Muslikhudin, menyatakan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai, Camat Klirong, Eko Purwanto, S.STP., M.Si., mengaku tidak mengetahui perkembangan terbaru, termasuk mengenai mobil Xenia hitam yang sempat dibeli dan kemudian dikembalikan.

Menurut Camat Eko, ia mengetahui bahwa mobil Mitsubishi Xpander tidak bisa dimasukkan sebagai aset desa karena tidak tersedia dana untuk membayar biaya balik nama dan pertambahan nilai. Oleh karena itu, mobil Xpander dijual, dan hasil penjualannya digunakan untuk membeli dua unit mobil Xenia berwarna silver dan hitam. Namun, ia mengaku tidak mengetahui bahwa Xenia hitam akhirnya dikembalikan.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa, penjualan mobil Xpander menghasilkan dana sebesar Rp150 juta. Penjualan ini disebut dilakukan berdasarkan kesepakatan antara perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan karang taruna. Dana tersebut kemudian dialokasikan untuk:

Pembelian mobil Xenia warna silver: Rp90.000.000

Biaya makelar: Rp5.000.000

Syukuran dan santunan anak yatim: Rp15.000.000

Uang muka pembelian Xenia warna hitam: Rp40.000.000

Namun karena sisa pembayaran Xenia hitam sebesar Rp20.000.000 tidak dapat dilunasi dalam waktu satu tahun, mobil tersebut dikembalikan. Dana pengembalian senilai Rp35.000.000 kemudian digunakan untuk:

Biaya mutasi dan pengurusan pajak Xenia silver: Rp15.000.000

Sisa dana di bendahara desa: Rp25.000.000 (direncanakan untuk proses balik nama kendaraan agar sah menjadi aset desa)

Camat Eko menegaskan bahwa dirinya hanya mengetahui adanya pembelian dua unit Xenia, namun tidak pernah menerima laporan resmi terkait pengembalian salah satunya.

“Saya tidak tahu kalau yang satu (mobil) sekarang dijual. Secara lisan saya dengar, tapi tidak ada laporan resmi ke saya,” ujarnya.

“Kalau soal uang muka dan pengembalian itu, saya baru dengar sekarang,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak awal, desa memang tidak diperbolehkan menggunakan dana desa untuk pengalihan kepemilikan hadiah seperti mobil Xpander. Oleh karena itu, mobil tersebut tidak pernah tercatat sebagai aset desa.

“Yang masuk aset itu Xenia dua unit, bukan Xpandernya. Karena tidak ada anggaran untuk membayar pertambahan nilai atau balik nama, maka dijual. Tapi kalau sekarang hanya satu Xenia yang tersisa dan satu dikembalikan, saya belum tahu,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan
Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat
Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China

Selasa, 22 September 2026 - 13:47 WIB

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Berita Terbaru

Nasional

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:55 WIB

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB