Jadikan Undip Milik Bersama, Rektor Suharnomo Jaring Aspirasi Mahasiswa

- Editor

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Rektor Universitas Diponegoro periode tahun 2024-2029.

Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Rektor Universitas Diponegoro periode tahun 2024-2029.

Siaranindonesia.com, SEMARANG – Tak menunggu lama setelah dilantik, Rektor Universita Diponegoro (Undip) Profesor Suharnomo turun gunung menjalin komunikasi dengan mahasiswa untuk menjaring aspirasi.

Hal tersebut dilakukan dalam forum Duduk Bareng Rektor: Jaring Aspirasi Mahasiswa di aula Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, Tembalang, Rabu (15/5/2024).

Lewat forum tersebut, Rektor Suharnomo ingin kampus menjadi milik bersama. Baginya, tanggung jawab mendongkrak prestasi hingga menjaga nama baik Undip bukan semata dari Rektor dan kalangan dosen saja, tetapi juga mahasiswa dan stakeholder kampus lainnya.

“Undip adalah milik kita bersama. Kalau ada bottleneck of communication, maka sampaikan langsung saja supaya jangan di atas terlihat bagus tapi ternyata di bawah banyak masalah. Saya membuka diri, sangat terbuka untuk berdiskusi,” ujar Prof Suharnomo dikutip situs resmi undip.ac.id.

Prof Suharnomo mengapresiasi para mahasiswa yang telah hadir di acara tersebut. “Mahasiswa adalah anak kita dan dialog ini maksudnya baik. Silakan menyampaikan sesuai porsi masing-masing, kami usahakan akan eksekusi masukan dari teman-teman semua,” katanya.

Suharnomo yang sempat menjabat Ketua Senat Mahasiswa Undip (SMPT) periode 1995-1997, dilantik menjadi Rektor Undip periode 2024-2029, Senin (29/4/2024).

Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. dilantik sebagai Rektor Universitas Diponegoro periode tahun 2024-2029 bertempat di Muladi Dome Gedung Serba Guna (GSG) kampus Undip Tembalang.

“Jangan sampai terjadi rektor susah ditemui, Undip terbuka untuk siapa pun yang ingin berdiskusi,” kata Surhanomo disambut antusiasme bangga mahasiswa.

Sikap terbuka yang ditunjukkan Prof. Suharnomo ini membuat situasi dan jalannya diskusi begitu akrab. Tidak ada sekat antara rektor, dosen dan ratusan mahasiswa yang hadir. Semua duduk bersama secara santai dan mendiskusikan banyak hal terkait ragam keluhan dan bagaimana membuat kampus bisa lebih maju.

Ketua BEM Undip Farid Darmawan, yang memimpin jalannya diskusi, mengawali untuk menyampaikan aspirasi dan opini mahasiswa yang telah ditampung oleh BEM Undip.

Dirinya menyerukan bahwa ini adalah momentum yang tepat untuk menyampaikan seruan atas hak-hak mahasiswa.

Rektor mengatakan sejumlah rencana pengembangan Undip. Menurutnya, Undip melalui BPP (Badan Perencanaan dan Pengembangan) memiliki master plan untuk pembangunan twin tower yang masing-masing memiliki 13 lantai.

Gedung tersebut akan dibangun di kampus Undip Pleburan dan digunakan sebagai gedung perkuliahan. Sementara fasilitas yang ada di kampus PSDKU akan terus diuji dan ditingkatkan kualitasnya.

Sarana dan prasarana kampus pun dalam pembangunannya diatur dalam RKAT yang direncanakan untuk optimalisasi.

Mengenai sistem pendidikan kelas IUP (International Undergraduate Program), Rektor UNDIP menanggapi bahwa sistem akan terus dikaji serta menimbang metode mana yang relevan untuk diteruskan dalam pembelajaran.

Dalam diskusi ini, sejumlah dekan fakultas juga turut menanggapi pertanyaan dan saran yang disampaikan oleh mahasiswa. Ke depannya, Undip akan membagikan roadmap terbaru tentang rencana pembangunan di Undip.

Di akhir acara, Rektor Undip memberikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa yang dengan antusias dan berani menyampaikan aspirasinya.

Ide dan masukan dari mahasiswa menjadi pertimbangan dalam pembuatan kebijakan oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan Fakultas/Sekolah, Kepala Departemen, Kepala Program Studi, dan seluruh pihak yang terlibat.

Harapannya, acara seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala agar aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik dan benar kepada pimpinan universitas dan bersama berdiskusi untuk Undip yang lebih baik.

Komentar Facebook

Editor : Annisa Katrin

Berita Terkait

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar
NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?
AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis
Parkir Liar Buperta Cibubur Disorot, Pengamat: Jika Tak Mampu Tertibkan, Evaluasi Pimpinan
MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua
‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026
Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run
Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Modern Karpet, dari Toko Ritel Jadi Mitra Proyek Institusional Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:56 WIB

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:54 WIB

AI dan Precision Medicine, Taruna Ikrar Dorong Farmasis Muda Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Sisi Humanis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:27 WIB

MI Sa’adatuddarain Gelar Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

‎Pegadaian Area Senen Raih Juara Umum SportaFest 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Pintar Memilih Makanan, Minuman, dan Obat di BPOM Run

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Denny Desak Gibran Mundur, Fritz Siregar Tegaskan Presiden Tak Bisa Memecat Wapres

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Call Center Baru Dishub DKI Dipertanyakan, Pengamat: Jangan Sampai Tumpang Tindih dengan JAKI

Berita Terbaru

Headline

5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:48 WIB

Nasional

NU Mau Dibawa ke Mana pada Abad Kedua?

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:56 WIB